![]()
MANADO, LANUD SAM RATULANGI. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menggelar patroli udara intensif di wilayah Sulawesi Utara guna memperkuat pengamanan dan penegakan kedaulatan NKRI di kawasan utara Indonesia. Operasi ini melibatkan lima pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 14. Kamis, (7/5/2026).

Momen yang menjadikan operasi ini sangat bersejarah, Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., turut melaksanakan penerbangan sebagai backseater, Kasau didampingi oleh Komandan Skadron Udara 3 Letkol Pnb Ferry Rachman. Sebelum mengangkasa, KASAU diantar langsung oleh Danlanud Sam Ratulangi, Marsma TNI Yoyon Kuscahyono, S.Sos., di apron Baseops Timur Lanud Sam Ratulangi, Manado.
Sulawesi Utara memiliki posisi geografis yang sangat vital sekaligus rentan. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Filipina di sebelah utara, menjadikannya sebagai salah satu pintu masuk potensial bagi berbagai ancaman dari luar, mulai dari pelanggaran wilayah udara, penyelundupan, hingga infiltrasi jaringan terorisme lintas negara. Kondisi inilah yang melatarbelakangi perlunya kehadiran kekuatan udara tempur secara nyata dan konsisten di kawasan ini.

Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Yoyon Kuscahyono, S.Sos., menyampaikan kebanggaannya atas dipilihnya Lanud Sam Ratulangi sebagai pangkalan utama dalam operasi patroli udara kali ini. “Kepercayaan yang diberikan KASAU untuk terbang langsung dari pangkalan kami adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Lanud Sam Ratulangi siap menjadi garda terdepan dalam menjaga langit utara Indonesia,” tegas Danlanud.
Penlanud Sam Ratulangi
#tni
#tniau
#swabhuwanapaksa
#jauhdilangitdekatdihati
#airmentv
airmenradio
lanudsrimanado
sulawesiutara
manado
@puspentni
@militer.udara












