![]()
Dairi, – Kehangatan suasana warung kopi milik Bapak Kacaribu di Desa Lau Lebah, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Jumat (15/5/2026), mendadak menjadi pusat diskusi warga. Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi Serma Muhsin Lingga bersama Bhabinkamtibmas Polsek Tigalingga Brigadir Marupa P. dan Kepala Desa Lau Lebah Tommi B. turun langsung menemui masyarakat dalam kegiatan komunikasi sosial (Komsos) untuk menyerap berbagai keluhan dan aspirasi warga secara terbuka.
Kegiatan yang dikemas santai melalui “ngopi bareng” itu dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, dan warga sekitar. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan mulai dari keamanan lingkungan pasca libur panjang, perlunya pengaktifan ronda malam, hingga perhatian terhadap pergaulan remaja yang dinilai semakin rentan terhadap pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba. Kehadiran aparat dan pemerintah desa di tengah warga pun mendapat respons positif karena dinilai mampu menciptakan rasa aman dan kedekatan emosional.
Serma Muhsin Lingga mengatakan bahwa kegiatan Komsos menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat desa binaan. Menurutnya, pendekatan humanis seperti duduk bersama di warung kopi lebih efektif untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Selain mendengarkan aspirasi warga, pihaknya juga mengajak masyarakat agar kembali menghidupkan budaya siskamling dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Tak hanya membahas keamanan, diskusi juga menyinggung rencana percepatan pembangunan gerai KDKMP Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Selain itu, warga dan tokoh masyarakat diajak untuk kembali mengaktifkan kegiatan gotong royong demi menjaga kebersihan lingkungan. Kepala Desa Lau Lebah, Tommi B., menyampaikan dukungannya terhadap pengaktifan ronda malam dan akan membahasnya lebih lanjut dalam forum desa bersama masyarakat.
Terpisah, Danramil 04/Tigalingga Kapten Inf J. Maibang menegaskan bahwa kegiatan komunikasi sosial seperti ini akan terus dilakukan secara rutin guna memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Ia berharap melalui kebersamaan tersebut, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini. “Kegiatan seperti ini bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mempererat silaturahmi dan membangun rasa kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya. (Prajurit Pena)











