![]()
Pakpak Bharat, – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, Sertu S. Boangmanalu turun langsung membantu warga menjemur hasil panen jagung milik Yadi Manik di Desa Ulu Merah, Kecamatan STTU Julu, Kabupaten Pakpak Bharat, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan rutin Babinsa kepada para petani di wilayah binaannya.
Di sela kegiatan penjemuran jagung, Sertu S. Boangmanalu tampak berbincang santai dengan Yadi Manik mengenai kondisi pertanian jagung yang saat ini sedang dihadapi. Suasana penuh keakraban terlihat saat Babinsa mendengarkan langsung keluhan petani terkait hasil panen yang mengalami penurunan drastis dibanding musim sebelumnya.
Yadi Manik mengungkapkan bahwa lahan jagung miliknya seluas satu hektare pada musim panen kali ini hanya menghasilkan sekitar 1,5 ton. Padahal sebelumnya, lahan yang sama mampu menghasilkan hingga 7 sampai 8 ton per hektare. Menurutnya, turunnya hasil panen disebabkan serangan hama tikus dan jamur yang menyerang tanaman menjelang masa panen. “Sebelumnya hasil panen kami masih bagus, tetapi sekarang banyak jagung rusak akibat hama tikus dan jamur,” ujarnya.
Mendengar keluhan tersebut, Babinsa memberikan motivasi sekaligus masukan kepada petani agar lebih memperhatikan kebersihan area lahan pertanian. Sertu S. Boangmanalu menyarankan agar semak dan rumput liar di sekitar kebun dibersihkan sehingga tidak menjadi tempat persembunyian tikus. Dalam kesempatan itu, Yadi Manik juga menyampaikan bahwa harga jual jagung kering saat ini mencapai Rp6.000 per kilogram dan dijual kepada pengepul setempat.
Terpisah, Danramil 07/Salak, Kapten Inf A.F. Sagala mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani. Menurutnya, Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pembinaan wilayah, tetapi juga ikut membantu masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Kami berharap pendampingan yang dilakukan Babinsa dapat memberi semangat kepada petani agar tetap produktif meski menghadapi berbagai kendala di lapangan,” ujarnya. (Prajurit Pena)












