![]()
Senayang, Lingga – Sebagai upaya menjaga stabilitas wilayah serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan, Babinsa Desa Baran Koramil 06/Senayang Kodim 0315/Tanjungpinang, Sertu Harun Ginting, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Perangkat Desa Baran, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, guna memperkuat kolaborasi dan sinergitas dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat dan merusak lingkungan, Jum’at (15/05/0/2026)
Dalam pertemuan tersebut, dibahas tentang bahaya Karhutla serta langkah-langkah pencegahannya, khususnya saat musim kemarau. Babinsa menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap potensi kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu apabila tidak dilakukan langkah antisipasi sejak dini.
Sertu Harun Ginting menghimbau agar masyarakat tidak membuka lahan maupun membersihkan kebun dengan cara dibakar. Menurutnya, api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas akibat cuaca panas dan angin kencang, sehingga sulit dikendalikan dan berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang luas. Selain merusak hutan dan lahan, asap akibat kebakaran juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, menghambat aktivitas ekonomi dan pendidikan, serta mencemari lingkungan. Ia juga mengingatkan bahwa pembakaran lahan merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.
“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Dibutuhkan kepedulian seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap aman dan lestari. Dengan meningkatkan pengawasan dan kesadaran bersama, kita dapat mencegah kerugian besar yang berdampak pada kehidupan masyarakat maupun generasi mendatang,” ujar Sertu Harun Ginting.
Sementara itu, perangkat Desa Baran menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pembinaan yang terus dilakukan Babinsa kepada masyarakat. Mereka sepakat untuk terus bersinergi meningkatkan pengawasan lingkungan, menyebarluaskan edukasi kepada warga terkait bahaya Karhutla, serta segera melaporkan dan menindaklanjuti apabila ditemukan tanda-tanda kebakaran di wilayah desa.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta ketahanan wilayah yang kuat, lingkungan yang tetap terjaga, serta tumbuhnya semangat gotong royong, bela negara, dan nasionalisme dalam menjaga keselamatan bersama.












