![]()
LANGKAT|
Jembatan baru yang dibangun dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 128 Kodim 0203/Langkat di wilayah Desa Pasar Rawa,Kecamatan Gebang,Kabupaten Langkat,menghadirkan harapan dan senyuman bagi warga daerah pesisir tersebut.
Wajah masyarakat yang sebagian besar mengais rupiah dari bertani dan nelayan itu kini perlahan berubah. Jalan desa yang sebelumnya sempit ,tatkala hujan turun penuh lumpur,dan sulit dilalui , mulai berganti menjadi hamparan beton menonjol menjadi Jembatan sepanjang 6 meter lebar 4 meter penghubung antar dusun.
Kini jembatan penyambung jalan yang sedang dikerjakan personel Satgas TMMD 128 tersebut telah rampung sehingga warga pun mulai tersenyum hadirnya jembatan asa penyambung ekonomi rakyat
Sasaran fisik program TMMD 128 tersebut rampung berkat kebersamaan antara TNI,Polri dan masyarakat begitu erat di setiap titik pekerjaan.
Bagi warga Desa Pasar Rawa, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek infrastruktur.Jembatan baru yang mulai membentang di tengah jalan desa menjadi simbol harapan baru setelah bertahun-tahun masyarakat mendambakan akses yang layak, aman, dan nyaman untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Dansatgas TMMD 128 Letkol Inf Medwin Sangkakala melalui Dan SSK Ipda M Rezky mengatakan bahwa program TMMD ke 128 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
“Pembuatan jembatan ini menjadi salah satu wujud nyata TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan desa. Kami berharap jembatan ini mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat serta memperlancar mobilitas warga,” ujarnya,Jumat 15 Mei 2026.
Menurutnya, semangat gotong royong TNI Polri dan warga menjadi kekuatan penting dalam menuntaskan proses pembangunan jembatan. Keterlibatan masyarakat menunjukkan bahwa TMMD bukan hanya milik TNI, tetapi menjadi program bersama demi kemajuan desa.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kehadiran warga yang ikut membantu pekerjaan di lapangan menunjukkan bahwa pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Terpisah bapak Hairil (74) mengaku sangat bersyukur atas perubahan yang mulai dirasakan masyarakat. Ia mengatakan, kondisi wilayah persawahan sebelumnya cukup menyulitkan warga, terutama saat musim hujan karena licin dan sulit dilalui kendaraan,kini jalan diperlebar dan dibentuk bagus sehingga lancar semua,apalagi ditambah ada jembatan baru.
“Alhamdulillah, sekarang jalan desa mulai lancar sejak ada jembatan dan masyarakat sangat senang. Ini sudah lama menjadi harapan warga karena akses jalan dan jembatan bagus sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” katanya.
Ketua Poktan ini juga menyampaikan apresiasi kepada Satgas TMMD yang telah bekerja keras bersama masyarakat membangun desa.
Kini, hamparan yang dulunya tanah berlumpur mulai tersusun rapi bebetuan kecil di badan jalan dan jembatan baru yang membelah dusun bukan hanya menghadirkan kenyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga menumbuhkan optimisme baru bagi masyarakat. Di balik deru alat berat yang masih terdengar di lokasi pengerjaan pengerasan jalan tersimpan harapan besar akan kehidupan desa yang semakin maju, mudah, dan sejahtera berkat adanya jembatan baru dan jalan bagus.(red)









