![]()
JAKBAR|
Pemerintah pusat mulai menggeber percepatan penguatan ekonomi berbasis kerakyatan. Di tengah sorotan publik terhadap ketahanan ekonomi masyarakat bawah, peresmian operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi sinyal kuat bahwa negara mulai serius membangun fondasi ekonomi dari tingkat akar rumput.

Momentum itu terlihat saat Komandan Kodim 0503/Jakarta Barat, Saputra Hakki mendampingi Pangdam Jaya/Jayakarta Deddy Suryadi dan Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri menghadiri peresmian operasionalisasi Koperasi Desa /Kelurahan Merah Putih di kawasan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (16/05/2026).
Peresmian tersebut bukan agenda seremonial biasa. KDKMP Meruya Selatan menjadi salah satu titik strategis dari total 1.061 koperasi yang diresmikan serentak secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Kepada wartawan Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi mengungkapkan bahwa percepatan pembangunan koperasi dilakukan secara masif dan terukur. Dari puluhan titik di wilayah Jakarta dan sekitarnya, sebagian besar bahkan telah rampung sepenuhnya.
“Kalau di Jakarta dan sekitarnya ada 63 titik, dan 39 di antaranya sudah selesai 100 persen,” tegas Pangdam.

Ia menilai program KDKMP bukan sekadar proyek administratif, melainkan instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara langsung. Kodam Jaya, kata dia, siap mendukung penuh keberlangsungan program tersebut hingga benar-benar berjalan optimal di lapangan.
Tak hanya mengandalkan pembangunan fisik, pemerintah juga mengklaim koperasi ini telah dibekali sistem operasional modern berbasis digital. Dalam tayangan daring melalui kanal Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa koperasi yang diresmikan bukan koperasi “papan nama”.

Menurut Presiden, seluruh unit telah dipersiapkan dengan fasilitas penunjang lengkap, mulai dari gedung operasional, gudang distribusi, sistem digitalisasi, stok barang, petugas operasional, hingga armada logistik seperti truk dan kendaraan roda tiga.
Fakta itu sekaligus menjadi jawaban atas keraguan publik terhadap efektivitas program koperasi yang selama ini kerap mandek di tataran konsep.
Sementara itu, Dandim 0503/Jakarta Barat Letkol Inf Saputra Hakki menegaskan bahwa keberadaan KDKMP di wilayah Jakarta Barat diproyeksikan menjadi pusat penggerak ekonomi warga berbasis komunitas.
“Saat ini terdapat sekitar 56 unit koperasi serupa yang tersebar di berbagai kelurahan di Jakarta Barat. Program ini berjalan langsung di bawah kementerian terkait dengan dukungan sistem digitalisasi untuk menjamin transparansi dan efisiensi,” ujar Dandim.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pemerintah tidak hanya membangun koperasi secara fisik, tetapi juga mulai menata sistem pengawasan dan tata kelola agar lebih akuntabel.
Di sisi lain, pengawalan ketat unsur TNI-Polri dalam agenda nasional ini menunjukkan bahwa pemerintah menempatkan program Koperasi Merah Putih sebagai bagian penting dari stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Namun publik kini menunggu pembuktian lebih jauh: apakah ribuan koperasi itu benar-benar mampu menjadi alat penggerak ekonomi rakyat, atau justru berhenti sebagai proyek monumental jangka pendek.(kodim0503)












