![]()
Makassar, Penkodau II. Komando Daerah TNI Angkatan Udara II (Kodau II) terus mengasah profesionalisme dan kemampuan para prajurit satuan jajaran melalui Latihan Kesiagaan II Kodau II “Sikatan Daya” TA 2026 guna menghadapi berbagai Kontingensi kedaruratan dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Latihan diterapkan melalui simulasi Search and Rescue (SAR) dan Operasi Evakuasi Medis Udara (OEMU) sebagai bagian dari penguatan kemampuan reaksi cepat terhadap kondisi darurat penerbangan, latihan di gelar di Baseops Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Selasa (26/5/2026).
Manuver lapangan diawali simulasi latihan unsur komando tugas bersama satuan pendukung bergerak cepat melaksanakan pelaporan berjenjang dan kesiapsiagaan operasi SAR pasca kecelakaan pesawat. Helikopter SAR diterjunkan bersama prajurit Kopasgat menuju area operasi untuk melaksanakan misi pencarian dan penyelamatan korban.

Tim SAR berhasil mengevakuasi korban dan membawa ke Lanud Sultan Hasanuddin untuk mendapat penanganan medis di RSAU dr. Dody Sardjoto sebelum dirujuk ke RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito.
Secara pararel Operasi Evakuasi Medis Udara dilakukan menggunakan pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 33. Meliputi reposisi korban dengan Kontainer Medik Udara, proses loading ke pesawat, engine start, taxi, dan take off disimulasikan sebagai bagian dari operasi evakuasi medis udara terpadu.
Latihan Kesiagaan II Kodau II “Sikatan Daya” merupakan Implementasi dari Doktrin Swa Bhuwana Paksa dalam pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang digelar Komando Daerah TNI Angkatan Udara II sebagai upaya strategis untuk menguji kesiapan, profesionalisme, dan respon cepat prajurit jajaran Kodau II dalam operasi SAR dan OEMU menghadapi berbagai potensi kedaruratan.
#tniau #puspentni #koopsudaranasional
#swabhuwanpaksa #tniampuh
Sumber : Penkodau II
@militer.udara
@koops_udara_nasional












