![]()
MALANG|
Dibalik seragam loreng yang gagah, Baret Jingga yang membanggakan dan reputasi sebagai pasukan elit yang disegani, prajurit Batalyon Para Komando 472 Pasgat Nanggala membuktikan bahwa kekuatan sejati tidak hanya lahir dari fisik yang prima dan senjata yang canggih, kekuatan terbesar justru bersumber dari ketukan pintu langit.Kamis 04 Juni 2026.
Bertempat di Masjid Nurul Huda Yon Parako 472 Pasgat, suasana khusyuk begitu terasa, puluhan prajurit Yon Parako 472 yang ada di home base tampak bersimpuh rapi, menundukkan kepala dalam ibadah sholat Dhuha berjamaah yang dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin serta doa bersama yang dipimpin oleh Wadanyon Parako 472 Kapten Pas Rico Falcon K., S.T.Han. Kegiatan ini bukan sekedar formalitas, melainkan agenda rutin yang menjadi menu wajib rohani sebelum prajurit melaksanakan kegiatan dinas.
Dalam hal ini Komandan Batalyon Para Komando 472 Pasgat Letkol Pas Riwan Sugiyono, M.Han melalui Wadanyon Parako 472 menyampaikan, tradisi spiritual ini merupakan pilar penting dalam membentuk karakter prajurit yang tidak hanya profesionalisme, tetapi juga memiliki moralitas yang tinggi, tugas kita kedepan semakin kompleks, kita dilatih untuk menghadapi situasi paling ekstrem di medan pertempuran, namun sehebat apa pun taktik dan strategi kita, tanpa ridho dari Allah SWT, semuanya akan sia- sia, sholat Dhuha dan Yasinan rutin ini adalah cara kita menjemput keberkahan dan perlindungan – Nya, pungkasnya.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama, selain memohon kelancaran dalam setiap tugas operasi dan latihan Yon Parako 472 Pasgat, juga menyelipkan doa khusus untuk kedamaian, keamanan dan keutuhan NKRI.
Sumber : Penkorpasgat/Pen Yon Parako 472 Pasgat Nanggala









