![]()
SENAYANG, LINGGA– Dalam upaya menjaga ketahanan wilayah dan membentengi generasi penerus bangsa dari ancaman asimetris, Babinsa Desa Pena’ah Koramil 06/Senayang, Kopda Hidayat, ngobrol santai sambil memberikan sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (Narkoba) kepada para remaja di wilayah binaannya, Desa Penaah, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Selasa (09/06/2026). Langkah strategis ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam memaksimalkan Pembinaan Teritorial (Binter) sekaligus menanamkan kesadaran Bela Negara sejak dini demi menjaga kedaulatan dan masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Narkoba bukan sekadar masalah pelanggaran hukum, melainkan ancaman nyata yang sangat mematikan bagi kelangsungan hidup berbangsa. Kopda Hidayat menjelaskan bahwa barang haram tersebut dirancang untuk menghancurkan fisik, mental, serta daya juang generasi muda. Penggunaan narkoba dipastikan tidak hanya merusak kesehatan organ tubuh dan akal pikiran, tetapi juga menjadi pemicu utama tindakan kriminal yang merusak stabilitas keamanan lingkungan, mencoreng kehormatan keluarga, serta mematikan cita-cita luhur generasi penerus yang seharusnya menjadi tulang punggung kejayaan bangsa.
Sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan di tingkat desa, Babinsa secara persuasif mengimbau para remaja untuk memiliki karakter yang kuat, berani menolak ajakan pergaulan negatif, dan tidak terpedaya oleh bujuk rayu pengedar. Sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai nasionalisme, para remaja diarahkan untuk mengalihkan energi mereka pada kegiatan yang positif, kreatif, dan bermanfaat.

Kopda Hidayat mengajak mereka untuk rutin berolahraga, mengembangkan bakat seni, mengasah keterampilan mandiri, serta aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan guna memperkokoh kemanunggalan dan soliditas warga. “Generasi muda adalah aset bangsa yang paling berharga, dan menjauhi narkoba adalah bentuk nyata dari implementasi Bela Negara di masa kini,” tegas Kopda Hidayat dalam arahannya.
“Kita harus sadar bahwa menghancurkan pemuda melalui narkoba adalah cara pelemahan bangsa dari dalam. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh komponen pemuda di Desa Penaah untuk bangkit, bersatu, dan menyatakan perang terhadap narkoba agar kita tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter tangguh, dan siap menjaga keutuhan wilayah kita.” Pungkasnya
Apa yang disampaikan Babinsa, mendapatkan apresiasi dan sambutan antusias dari para remaja setempat yang menyadari pentingnya peran mereka bagi negara. Salah satu remaja Desa Penaah Dody, menyatakan komitmennya usai kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Bapak Babinsa yang membuka wawasan kami. Kami siap membela masa depan kami dengan menjauhi narkoba, dan akan aktif mengajak teman-teman sebaya agar tidak terjerumus, demi kemajuan desa dan bangsa,” ujarnya.










