![]()
Sebanyak 91 Perwira Remaja AAL Angkatan ke-71 Diterima Langsung oleh Pangkoarmada II Dalam Upacara Tradisi Penerimaan
TNI AL. Koarmada II. 10 Juni 2026
Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., didampingi Ketua Gabungan II Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Yully Alit Jaya, memimpin upacara tradisi penerimaan Perwira Remaja Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-71 di area Monumen Jalesveva Jayamahe Koarmada II, Rabu (10/6).
Tradisi penerimaan yang dilaksanakan sebelum matahari terbit, dan memiliki makna filosofis sebagai awal perjalanan pengabdian seorang perwira kepada bangsa dan negara ini diikuti oleh 91 orang Perwira Remaja yang baru lulus dari Akademi Angkatan Laut. Kehadiran mereka menambah kekuatan sekaligus menjadi harapan baru bagi Koarmada II dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.
Dalam rangkaian tradisi penerimaan tersebut, para Perwira Remaja AAL Angkatan ke-71 menjalani prosesi penyiraman air bunga dan pembaretan. Penyiraman air bunga melambangkan penyucian diri sekaligus kesiapan memasuki dunia penugasan sebagai perwira TNI Angkatan Laut, sedangkan pembaretan menjadi simbol resmi bergabungnya para Perwira Remaja ke dalam keluarga besar Koarmada II dan kesiapan mengemban amanah sebagai prajurit Jalasena pengawal kedaulatan laut Nusantara.
Sementara itu dalam amanatnya, Pangkoarmada II menegaskan bahwa para Perwira Remaja merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan estafet perjuangan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pangkoarmada II juga menekankan bahwa Koarmada II sebagai salah satu Komando Pelaksana Koarmada RI memiliki tugas besar dalam menjaga kedaulatan, keutuhan, dan kejayaan bangsa di laut.
Lebih lanjut, Pangkoarmada II mengingatkan bahwa menjadi perwira yang andal tidak cukup hanya dengan kemampuan teknis semata. Para Perwira Remaja dituntut memiliki ketangguhan mental, kebulatan tekad, karakter yang kuat, serta kemampuan bekerja sama dalam tim guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks.








