![]()
KATANG BIDARE, LINGGA – Dalam upaya mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh serta menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Pulau Duyung, Koramil 06/Senayang Kodim 0315/Tanjungpinang, Serda Eman memberikan edukasi dan imbauan agar warga senantiasa berhati-hati, teliti, dan bijaksana dalam menggunakan media sosial serta menyerap informasi di ranah digital, bertempat di Desa Pulau Duyung, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Jum’at (12/06/2026). Langkah responsif ini diambil sebagai bentuk pencegahan terhadap maraknya peredaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Serda Eman memberikan pemahaman kepada warga bahwa ruang digital saat ini dipenuhi oleh percampuran antara fakta dan berita bohong (hoaks). Oleh karena itu, ia mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memverifikasi setiap informasi yang diterima serta menelusuri sumber kebenarannya.
Warga diimbau secara tegas untuk tidak mudah percaya dan tidak sembarangan menyebarkan konten yang belum pasti, karena tindakan ceroboh tersebut berpotensi besar memicu kesalahpahaman, menciptakan keresahan, hingga mengancam keharmonisan persatuan di tingkat akar rumput.
Lebih dari sekadar pembinaan teritorial (Binter) melalui kegiatan Komsos rutini, tentunya hal ini merupakan manifestasi nyata dari upaya menanamkan nilai-nilai Nasionalisme dan semangat Bela Negara di era modern.Di tengah pesatnya arus teknologi, ancaman terhadap kedaulatan bangsa tidak lagi murni bersifat fisik, melainkan telah berwujud perang informasi non-militer yang menyasar mental dan ideologi masyarakat.
Dengan mengajak warga menjadi agen yang selektif dan kritis terhadap literasi digital, Babinsa tengah membangun benteng pertahanan psikologis yang kuat, memastikan bahwa kecerdasan masyarakat dalam bermedia sosial adalah wujud nyata cinta tanah air untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Danramil 06/Senayang Kapten Kav Juli Purnomo menegaskan, bahwa kegiatan yang dilakukan Babinsa merupakan komitmen TNI AD dalam melindungi masyarakat dari berbagai dimensi ancaman. “Di era disrupsi informasi saat ini, pertahanan negara seutuhnya juga mencakup perlindungan ruang siber masyarakat dari infiltrasi hoaks yang dapat merusak persatuan bangsa. Edukasi yang dilakukan oleh Serda Eman adalah bentuk Deteksi Dini dan Cegah Dini (Deni Ceni) yang menjadi pilar kekuatan teritorial kita. Kami dari TNI akan terus berkomitmen hadir untuk rakyat, tidak hanya mengamankan wilayah secara fisik, tetapi juga membentengi pikiran serta hati masyarakat dari upaya provokasi dan pemecah belahan,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Pulau Duyung, mewakili seluruh elemen masyarakat setempat, menyambut baik dan merasa sangat terbantu dengan kepedulian yang ditunjukkan oleh Babinsa. “Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Serda Eman yang selalu sigap turun langsung mengingatkan warga kami. Edukasi literasi ini sangat krusial agar masyarakat kami di wilayah kepulauan tidak mudah diadu domba oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab melalui internet. Kami siap bersinergi bersama TNI untuk menjadi garda terdepan di tingkat desa, memerangi hoaks, serta menjaga kedamaian dan ketentraman lingkungan demi masa depan bangsa,” ujarnya.












