![]()
*BAKUNG SERUMPUN, LINGGA* – Sebagai wujud nyata implementasi pembinaan teritorial dan penguatan ketahanan wilayah pesisir, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Rejai Koramil 06/Senayang, Peltu Jani Sembiring, bantu warga membangun tanggul antisipasi dampak pasang surut laut (Banjir ROB) bersama warga setempat, Sabtu (13/06/2026). Kehadiran prajurit TNI di garis depan bukan sekadar rutinitas tugas, melainkan sebuah strategi teritorial yang jitu dalam memelihara kemanunggalan yang solid antara TNI dan Rakyat di wilayah kepulauan.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Peltu Jani Sembiring terjun langsung membaur bersama warga untuk memasang susunan batako di bagian teras depan sebuah rumah panggung yang berlokasi tepat di bibir pantai. Pemasangan material bangunan ini dirancang untuk membentuk struktur dinding penahan yang kokoh secara fisik. Konstruksi penahan tersebut sangat krusial guna mengantisipasi intrusi air laut, memastikan agar ombak tidak menghantam masuk dan membanjiri area teras rumah saat fenomena pasang tinggi atau banjir ROB melanda pesisir Desa Rejai, sehingga hunian tetap aman dan nyaman ditinggali.
Lebih dari sekadar bantuan fisik, aksi gotong royong ini memancarkan nilai-nilai strategis kebangsaan yang mampu membangkitkan semangat bela negara dan nasionalisme di akar rumput. Keterlibatan aktif prajurit TNI dalam mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya membuktikan bahwa konsep pertahanan negara yang tangguh selalu berakar pada kesejahteraan dan rasa aman masyarakatnya. Melalui keringat yang menetes bersama dalam kerja bakti ini, terjalin ikatan emosional dan patriotisme yang menguatkan keyakinan warga bahwa negara—melalui kehadiran TNI—selalu hadir melindungi segenap tumpah darah Indonesia, bahkan hingga ke wilayah pelosok pesisir nusantara.
“Kehadiran kami di sini adalah amanah dari Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI untuk senantiasa menjadi solusi bagi kesulitan rakyat di wilayah binaan. Pemasangan dinding batako penahan ombak ini adalah langkah preventif strategis agar warga kami bisa beristirahat dengan tenang tanpa bayang-bayang ketakutan akan air pasang,” tegas Peltu Jani Sembiring saat ditemui di lokasi kegiatan. Ia menambahkan bahwa semangat pantang menyerah dan budaya gotong royong yang ditunjukkan oleh warga pesisir adalah wujud nyata dari implementasi bela negara di masa damai, yang harus terus dirawat sebagai pilar utama kekuatan teritorial kewilayahan.
Sementara itu, Bapak Hasan, tokoh masyarakat sekaligus kerabat dari pemilik rumah panggung yang dibantu, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa harunya atas kepedulian Koramil 06/Senayang melalui dedikasi Babinsa.
“Kami sangat bersyukur dan merasa diayomi dengan kehadiran Bapak Babinsa di desa kami. Dulu, setiap kali air laut pasang tinggi, keluarga selalu was-was rumah akan terendam atau rusak tergerus air. Bantuan tenaga dari Pak Jani tidak hanya membuat fisik rumah kami menjadi lebih kokoh, tetapi juga menguatkan mental kami bahwa kami tidak berjuang sendirian. Semangat kebersamaan dari TNI ini sungguh membuat kami semakin bangga dan cinta kepada Tanah Air,” ujarnya.












