![]()
Aceh Timur – Program peternakan ayam pedaging dan ayam petelur yang dikelola secara swadaya oleh Koramil 09/Nurussalam Kodim 0104/Aceh Timur menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Memasuki usia pemeliharaan 100 hari, ternak ayam yang dikembangkan di lahan Koramil yang berada di Desa Keude Bagok Sa, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, diperkirakan akan segera memasuki masa produktif dalam waktu dekat, Senin 15/06/2026.
Program tersebut merupakan inisiatif Danramil 09/Nurussalam, Kapten Cke Salahuddin, yang memanfaatkan lahan Koramil sebagai sarana pengembangan peternakan guna mendukung program ketahanan pangan sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat tentang pemanfaatan lahan yang produktif dan bernilai ekonomis.
Kapten Cke Salahuddin mengatakan bahwa peternakan ayam pedaging dan petelur ini merupakan salah satu upaya Koramil dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal.
“Alhamdulillah, hingga memasuki usia 100 hari, kondisi ayam pedaging dan petelur yang kami pelihara berkembang dengan baik. Dalam waktu dekat ayam petelur akan memasuki masa produksi telur, sementara ayam pedaging juga menunjukkan pertumbuhan yang optimal,” ujarnya.
Keberhasilan program ini tidak terlepas dari perawatan rutin yang dilakukan oleh personel Koramil 09/Nurussalam, mulai dari pemberian pakan, pemantauan kesehatan ternak, hingga menjaga kebersihan kandang agar pertumbuhan ayam tetap maksimal.
Dengan adanya program peternakan swadaya tersebut, Koramil 09/Nurussalam berharap dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, mendukung ketahanan pangan di wilayah, serta menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha peternakan secara mandiri.
Melalui pemanfaatan lahan Koramil secara produktif, Koramil 09/Nurussalam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Timur.









