![]()
Manado, 15 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-68 Kodam XIII/Merdeka, seluruh prajurit melaksanakan kegiatan doa bersama secara lintas agama. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Daerah Militer XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, S.I.P., dan dilaksanakan secara terpisah sesuai keyakinan masing-masing umat, sebagai wujud syukur sekaligus penguatan persatuan di tengah keberagaman.
Bagi umat Islam, doa bersama dilangsungkan pada pukul 12.30 WITA di Masjid Nurul Birri lingkungan Markas Kodam XIII/Merdeka. Umat Nasrani melaksanakan ibadah dan doa syukur di Gereja Pouk Imanuel Makodam, sedangkan umat Hindu menggelar kegiatan di Pura Jagadita Taas, Kota Manado. Seluruh rangkaian berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan.
Pada kesempatan di Masjid Nurul Birri, Kasdam membacakan sambutan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P. Pangdam menyampaikan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan momen untuk introspeksi dan mengevaluasi kinerja. “Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesempatan berkumpul dalam keadaan sehat walafiat untuk memanjatkan doa bersama,” ujarnya dalam sambutan yang dibacakan.

Lebih lanjut, Pangdam berharap doa yang dipanjatkan dapat membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar Kodam. “Kita memohon agar senantiasa diberikan kekuatan lahir dan batin, kesehatan, serta keselamatan dalam bertugas. Semoga para prajurit yang bertugas di perbatasan, pulau terluar, dan daerah rawan diberikan kemudahan dan dijauhkan dari musibah, serta mampu menjaga martabat dan kedaulatan NKRI,” tegasnya.

Pangdam juga menekankan agar seluruh jajaran terus meningkatkan profesionalisme dan kemanunggalan dengan rakyat, sesuai jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional. “Mari kita panjatkan doa pula bagi saudara-saudara yang terkena musibah bencana agar segera pulih dan dapat beraktivitas kembali seperti sediakala,” tambahnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat persatuan dan kerukunan antarumat beragama tetap terjaga. Doa bersama menjadi landasan spiritual agar Kodam XIII/Merdeka semakin kuat dalam melaksanakan tugas pengabdian demi ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.












