![]()
BAKUNG SERUMPUN, LINGGA– Wujud nyata kepedulian dan sinergitas aparat kewilayahan kembali ditunjukkan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Tanjung Kelit, Sertu HP. Hutagalung, bersama perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga dan anggota Polsek Senayang.

Tiga pilar elemen bangsa tersebut turun langsung melaksanakan pengamanan dan pendampingan penyaluran bantuan sosial kemanusiaan, yang ditujukan kepada 80 Kepala Keluarga (KK) korban bencana alam angin puting beliung di wilayah Dusun I, Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Senin (15/06/2026)
Kehadiran aparat gabungan dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis teritorial untuk memastikan seluruh proses distribusi logistik berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan tepat sasaran. Melalui pengamanan yang melekat,

Babinsa tidak hanya bertindak sebagai pengawas ketertiban, melainkan juga melakukan pemetaan kondisi sosial secara komprehensif pasca-bencana. Langkah mitigasi ini merupakan bentuk implementasi Pembinaan Teritorial (Binter) yang adaptif, di mana prajurit TNI dituntut untuk selalu responsif dan menjadi solusi pertama dalam mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaannya.
Lebih dari sekadar tugas kemanusiaan, kolaborasi erat antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah ini menjadi momentum penting dalam membangkitkan semangat nasionalisme dan ketahanan wilayah. Di masa krisis pasca-bencana, kehadiran prajurit yang bahu-membahu menolong rakyat menegaskan kembali esensi dari jiwa gotong royong dan bela negara. Soliditas yang terbangun di lapangan memberikan pesan moral yang kuat bahwa negara selalu hadir melindungi warganya, sekaligus mengedukasi masyarakat bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan persatuan dan kesatuan seluruh komponen bangsa.

“Kehadiran kami di sini adalah wujud bakti TNI kepada bangsa dan implementasi Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Kami tidak hanya mengawal fisik bantuan, tetapi juga hadir untuk memberikan dukungan psikologis agar warga segera bangkit. Sinergi bersama Polri dan BPBD ini membuktikan bahwa dengan semangat bela negara dan gotong royong, tidak ada musibah yang terlalu berat untuk dipikul bersama,” tegas Sertu HP. Hutagalung di lokasi kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan BPBD Kabupaten Lingga menyatakan apresiasinya, “Pendampingan dari TNI-Polri sangat krusial, karena selain menjamin kelancaran distribusi logistik, kehadiran aparat berseragam memberikan rasa aman dan ketenangan batin bagi warga yang sedang trauma.”
Ke depannya, jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0315/Tanjungpinang akan terus menyiagakan personelnya untuk memantau perkembangan situasi, membantu pembersihan puing-puing, serta mendorong perbaikan infrastruktur lingkungan di Desa Tanjung Kelit secara swadaya.
Diharapkan, bantuan logistik dan dukungan moral yang disalurkan dapat segera meringankan beban 80 KK terdampak, memulihkan roda perekonomian desa, serta memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai pilar utama pertahanan negara yang tangguh di segala situasi.








