![]()
Fort Leavenworth – Prestasi membanggakan kembali diraih prajurit TNI Angkatan Darat. Mayor Czi Adiasa Wismawan dari satuan Zeni Kostrad bersama dua perwira TNI AD lainnya, Mayor Inf. Zulfikar Rakita Dewa dan Mayor Inf. Ivan Riezavi Adhiputra, berhasil menyelesaikan pendidikan di U.S. Army Command and General Staff College (CGSC), Amerika Serikat.
CGSC merupakan salah satu institusi pendidikan militer paling bergengsi dan berpengaruh di dunia yang telah berdiri sejak tahun 1881. Berlokasi di Fort Leavenworth, Kansas, lembaga pendidikan tersebut telah melahirkan banyak pemimpin militer dan negarawan dunia, termasuk Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Susilo Bambang Yudhoyono.
Upacara wisuda dipimpin oleh Lieutenant General (LTG) Jim Isenhower, Commanding General, U.S. Army Combined Arms Command. Pada tahun ajaran 2026, sebanyak 951 perwira siswa dari 92 negara resmi dilantik sebagai lulusan CGSC.
Dalam kesempatan tersebut, Mayor Czi Adiasa Wismawan berhasil meraih gelar Master of Military Art and Science (MMAS). Gelar tersebut merupakan program magister yang diselenggarakan oleh Army University dan hanya dapat diperoleh oleh peserta yang mampu memenuhi standar akademik tinggi, termasuk menyelesaikan penelitian ilmiah di bidang militer selama mengikuti pendidikan di CGSC.
Dari total 951 lulusan pada tahun ajaran 2026, hanya 54 perwira yang berhasil memenuhi persyaratan akademik untuk memperoleh gelar MMAS. Sementara itu, Mayor Inf. Zulfikar Rakita Dewa dan Mayor Inf. Ivan Riezavi Adhiputra berhasil meraih gelar Master of Operational Studies (MOS) sebagai bentuk keberhasilan dalam menyelesaikan program pendidikan yang diikuti.
Keberhasilan ketiga perwira TNI AD tersebut mencerminkan kualitas, profesionalisme, serta daya saing sumber daya manusia TNI di lingkungan pendidikan militer internasional. Pencapaian ini juga menjadi bukti kemampuan perwira Indonesia dalam bersaing dan berprestasi di tingkat global.
Selain mengharumkan nama bangsa dan institusi TNI Angkatan Darat, keberhasilan ini turut memperkuat hubungan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat serta mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia TNI AD yang profesional, modern, dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis global. (Penkostrad).









