![]()
Gorontalo, 20 Juni 2026 – Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., memastikan pelaksanaan pengamanan kegiatan kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka berjalan lancar dan sukses dalam rangka pembukaan Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6). Kegiatan berskala nasional tersebut dihadiri sekitar 30.000 peserta yang terdiri dari petani, nelayan, dan tenaga penyuluh dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Wakil Presiden menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah di tengah tantangan global, mulai dari dinamika geopolitik hingga persaingan perdagangan internasional. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam menjaga kedaulatan bangsa.
“Indonesia harus mampu berdiri di atas kekuatan sendiri, terutama di sektor pangan. Kita tidak boleh bergantung pada negara lain untuk memenuhi kebutuhan pokok seluruh rakyat,” tegas Wapres Gibran.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menyampaikan komitmen Kodam XIII/Merdeka untuk mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, di wilayah Gorontalo, TNI melalui Kodam XIII/Merdeka beserta jajaran siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat penerapan teknologi di sektor pertanian dan perikanan, serta mendampingi masyarakat agar hasil produksi memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi.
Pangdam juga menilai tema PENAS XVII, yaitu “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan guna Mewujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045”, sangat relevan dengan potensi besar yang dimiliki Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo. Berbagai program pemberdayaan masyarakat dan kegiatan karya bakti yang telah direncanakan akan diarahkan untuk mendukung tercapainya tujuan tersebut.
Kodam XIII/Merdeka menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas wilayah, mendukung pengembangan potensi daerah, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan demi peningkatan kesejahteraan rakyat.











