![]()
JAKARTA BARAT|
Upaya menjaga stabilitas pangan dan mengantisipasi gejolak harga terus diperkuat di tingkat lapangan. Babinsa Koramil 01/Taman Sari melakukan pemantauan langsung terhadap harga dan ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Pasar Palapa, Jalan Kebon Jeruk I, Kelurahan Maphar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat,Minggu (21/6/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari fungsi pembinaan teritorial TNI dalam mendukung pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terkendali.
Kegiatan monitoring dilakukan dengan menyerap informasi langsung dari pedagang dan konsumen guna memperoleh gambaran nyata kondisi pasar tradisional, termasuk potensi gangguan distribusi maupun gejolak harga.
Komandan Koramil (Danramil) 01/Taman Sari, Mayor Inf Manatap Rajagukguk, S.E., M.H., M.M., menegaskan bahwa pemantauan pasar merupakan langkah deteksi dini untuk menjaga keseimbangan pasokan dan mencegah tekanan ekonomi di tingkat masyarakat.
“Kami secara rutin menerjunkan Babinsa ke pasar-pasar tradisional untuk memantau pergerakan harga dan ketersediaan bahan pokok. Ini bagian dari langkah antisipatif agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pengecekan lapangan per Minggu (21/6/2026), harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok di Pasar Palapa tercatat relatif stabil, yakni beras medium Rp14.000 per liter, gula pasir Rp19.000 per kilogram, minyak goreng Rp23.000 per liter, daging sapi Rp140.000 per kilogram, daging ayam Rp38.000 per ekor, telur ayam Rp27.000 per kilogram.
Sementara untuk komoditas hortikultura, bawang merah dan bawang putih masing-masing berada pada kisaran Rp50.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp70.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp60.000 per kilogram. Adapun harga gas elpiji 3 kilogram tercatat Rp21.000 per tabung dan garam Rp10.000 per kilogram.
Dari hasil pemantauan tersebut, tidak ditemukan indikasi gangguan distribusi maupun praktik penimbunan barang. Ketersediaan bahan pangan di wilayah binaan Koramil 01/Taman Sari dinyatakan masih dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Mayor Inf Manatap Rajagukguk menegaskan, pengawasan langsung di lapangan menjadi instrumen penting agar pemerintah memiliki data aktual dan respons cepat apabila muncul potensi gangguan rantai pasok.
“Ketahanan pangan bukan hanya soal stok tersedia, tetapi juga memastikan harga tetap terjangkau dan distribusi berjalan normal. Selama kondisi ini terjaga, daya tahan ekonomi masyarakat akan tetap kuat,” tegasnya.
Pemantauan rutin yang dilakukan aparat teritorial menjadi sinyal bahwa pengawasan pasar tidak hanya berfungsi menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga memastikan kehadiran negara tetap dirasakan masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.
Kodim 0503/JB










