![]()
JAKARTA UTARA|
Memasuki hari ke-78 progres pembangunan koperasi desa kelurahan merah putih (KDKMP) Marunda dilanjutkan pemasangan
penangkal petir,opasang instalasi listrik meteran panel dan saklar,serta
pasang wastapel kamar mandi gedung .Pembangunan dimulai 01 April 2026 ini hasilnya saat ini telah mencapai
94,96 % .
Hal ini disampaikan Dandim 0502/JU Kol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany. S.H., M.I.P,melalui Pasiter Kodim 0502/JU ,Senin 22 Juni 2026.Ia mengatakan bahwa
Perkembangan pembangunan KDKMP di wilayah Kodim 0502/JU Jajaran Korem 052/Wkr saat ini terus diawasi oleh Babinsa agar hasilnya bisa bagus dan cepat rampung
Pembangunan Koperasi Merah Putih Marunda ini didirikan di lahan Aset Pemprop DKI Jakarta tepatnya di Jalan Sarang Bango RT.005/04 Kel. Marunda, Kec. Cilincing, Kota Adm. Jakarta Utara,dengan luas tanah 35 M x 30 M 1050 M² ,dan luas bangunan berukuran 30 M.× 20 M (600 M²)
Masih kata Pasiter bahwa pembangunan KDKMP Program Presiden Prabowo tersebut tidak terlepas dari peran aktif Babinsa Jajaran Kodim 0502/Jakarta Utara yang secara konsisten melaksanakan monitoring dan pengawasan di lapangan.
Selain menjalankan fungsi pengawasan, Babinsa juga terlibat langsung dalam pekerjaan fisik bersama para tukang dan warga.Di lokasi pembangunan,Babinsa turut membantu berbagai pekerjaan.
“Keterlibatan Babinsa tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab aparat kewilayahan dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana dan tepat waktu,dan kami dari TNI terus memantau perkembangan pembangunan KDKMP agar berjalan sesuai rencana. Apabila diperlukan, kami juga turut membantu pekerjaan di lapangan guna mempercepat proses penyelesaian,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam mendorong percepatan pembangunan secara optimal.
“Keterlibatan Babinsa dalam mengawal percepatan pembangunan merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan di wilayah binaan,” tegasnya.
Ia menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) Marunda .Program strategis nasional ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kesejahteraan warga desa.
“Keberadaan KDKMP memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan ekonomi kerakyatan yang mampu mengoptimalkan potensi lokal di setiap desa dan kelurahan. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pengelolaan usaha yang produktif, profesional, dan berkelanjutan,”tegasnya.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, Kodim 0502/JU secara aktif melaksanakan pemantauan dan pendampingan di lapangan. Langkah ini dilakukan guna mengawal setiap tahapan pembangunan agar terlaksana tepat waktu, berkualitas, dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Dengan hadirnya KDKMP di Marunda, diharapkan tercipta peluang usaha baru, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ketahanan ekonomi desa. Program ini menjadi langkah konkret dalam mendukung terwujudnya desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Saat ini pekerjaan pembangunan KDKMP Program Presiden Republik Indonesia
menjadi salah satu program strategis desa,kelurahan yang diharapkan mampu menjadi pusat penguatan ekonomi warga, baik dalam pengelolaan usaha kecil maupun pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
“Pembangunan koperasi ini akan memberikan banyak manfaat bagi warga. Kami sebagai prajurit TNI berkewajiban ikut mengawal agar semuanya berjalan aman, tertib, dan sesuai harapan, ”sebutnya.
Ia menekankan pentingnya kedisiplinan waktu serta kualitas pengerjaan. Ia meminta seluruh personel dan pihak terkait di lapangan agar bekerja secara maksimal sehingga pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengabaikan standar mutu yang telah ditentukan.
“Pembangunan ini memiliki nilai strategis sehingga harus diselesaikan sesuai target yang telah direncanakan. Jangan sampai ada keterlambatan yang dapat menghambat pemanfaatannya,” tegasnya.
Kami juga mengapresiasi upaya dan kerja keras seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan tersebut. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan hingga seluruh pembangunan selesai dengan baik.
“Koperasi ini dikerjakan 22 orang terdiri 21 tukang dan 1 orang prajurit TNI,”urainya.(Red)












