![]()
KATANG BIDARE, LINGGA – Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Desa Pulau Duyung, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Serda Eman menyampaikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan pembakaran sampah, lahan maupun sisa tanaman secara sembarangan. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif menghadapi musim angin selatan yang mulai melanda wilayah binaan dan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, Sabtu (26/06/2026)
Dalam penyampaiannya, Serda Eman menjelaskan bahwa musim angin selatan ditandai dengan kondisi udara yang lebih kering, hembusan angin yang lebih kencang, serta cuaca yang memudahkan api menjalar dengan cepat. Apabila terjadi pembakaran tanpa pengawasan, api dapat dengan mudah menyebar ke semak belukar, kawasan hutan, lahan perkebunan hingga permukiman warga. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerugian materiil, tetapi juga gangguan kesehatan akibat kabut asap serta terganggunya keamanan, kenyamanan, dan aktivitas masyarakat.
Sebagai aparat teritorial, Babinsa mengajak seluruh warga untuk mengedepankan cara-cara yang lebih aman dalam mengelola sampah maupun sisa tanaman, seperti mengumpulkan, menimbun, atau mengolahnya menjadi kompos. Selain itu, masyarakat juga diimbau meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan saling mengawasi, segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran, serta bergotong royong menjaga kebersihan dan keamanan wilayah selama musim kemarau berlangsung.
Kepala Desa Pulau Duyung mengapresiasi langkah proaktif Babinsa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. “Kami sangat mendukung kegiatan ini karena dapat meningkatkan kesadaran warga akan bahaya kebakaran hutan dan lahan. Sinergi antara pemerintah desa, Babinsa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dan terhindar dari bencana yang dapat merugikan banyak pihak,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan Karhutla semakin meningkat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam melaksanakan pembinaan teritorial, memperkuat kemanunggalan TNI dengan Rakyat (KTR), serta menumbuhkan semangat gotong royong, bela negara, dan nasionalisme untuk menjaga kelestarian lingkungan serta mewujudkan ketahanan wilayah yang aman, tangguh, dan kondusif.










