![]()
TANJUNGPINANG – Komando Resor Militer 033/Wira Pratama menegaskan komitmennya dalam mendukung kelestarian budaya lokal dan kemajuan pariwisata daerah. Hal ini dibuktikan melalui kehadiran Kasi Log Kasrem 033/WP, Kolonel Inf. Elri Priyatno, yang mewakili Komandan Korem (Danrem) 033/WP, pada acara pembukaan perlombaan Perahu Naga atau Dragon Boat Race 2026. Agenda tahunan yang sarat akan nilai tradisi ini resmi dibuka di kawasan Klenteng Bu Sen Bio, Lapangan Pertemuan Pelantar 3, Kota Tanjungpinang, pada Jumat sore (26/6/2026).
Kemeriahan acara tersebut semakin terasa istimewa dengan kehadiran sejumlah pejabat penting negara dan daerah. Selain jajaran forkopimda Kepri seperti Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., dan Wakil Gubernur Dr. Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si., acara ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unsur TNI-Polri ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab kolektif demi memperkokoh identitas bangsa.
Prosesi pembukaan ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis oleh Gubernur Kepulauan Riau yang disambut antusias oleh sekitar 300 warga Kota Tanjungpinang yang memadati lokasi. Perlombaan Dragon Boat Race bukan sekadar ajang kompetisi adu kecepatan di atas air, melainkan sebuah simbol harmoni, kerja keras, dan gotong royong yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat pesisir Kepulauan Riau. Setelah peresmian, riuh tepuk tangan penonton langsung membakar semangat para atlet yang mulai mendayung melintasi jalur perlombaan.
Di tempat terpisah, Danrem 033/WP melalui Kasi Log Kasrem Kolonel Inf. Elri Priyatno menyampaikan bahwa Korem 033/WP sangat mengapresiasi dan mendukung penuh konsistensi penyelenggaraan kegiatan bertaraf tradisi ini. Menurutnya, olahraga tradisional Perahu Naga merupakan warisan leluhur yang kaya akan nilai sejarah. Melalui momentum ini, diharapkan generasi muda dapat lebih mengenal, mencintai, dan mengadopsi filosofi kebersamaan perahu naga dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tanah Melayu.
Seluruh rangkaian acara yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga berakhir pada pukul 18.10 WIB. Melalui pengamanan dan monitoring yang kondusif, Dragon Boat Race 2026 diharapkan tidak hanya sukses menjadi hiburan rakyat yang edukatif, tetapi juga mampu menjadi magnet pariwisata bertaraf internasional yang dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Kepulauan Riau.
*Penrem 033/WP*










