![]()
Merauke – Keberhasilan pelaksanaan program pembinaan teritorial tidak hanya diukur dari tingkat penyerapan anggaran maupun terlaksananya kegiatan sesuai rencana, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Hal tersebut disampaikan Aster Kasdam XXIV/Mandala Trikora, Kolonel Kav Agung Nur Cahyono, S.I.P., M.Tr. (Han.), saat memimpin Rapat Evaluasi Program Kerja dan Anggaran (Progjagar) Bidang Teritorial Semester I Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Ruang Trikora Makodam XXIV/Mandala Trikora, Papua Selatan, Senin (29/6/2026).
Dalam arahannya, Aster Kasdam menjelaskan bahwa rapat evaluasi merupakan bagian penting dari proses manajemen program kerja untuk mengetahui sejauh mana capaian pelaksanaan kegiatan selama Semester I Tahun Anggaran 2026. Selain itu, evaluasi juga menjadi sarana mengidentifikasi berbagai kekurangan, hambatan, serta menyusun langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program pada Semester II.

“Tujuan evaluasi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana capaian program kerja yang telah kita laksanakan selama Semester I Tahun Anggaran 2026. Dari evaluasi inilah kita dapat mengetahui apa yang sudah berjalan dengan baik, apa yang masih menjadi kekurangan, dan langkah apa yang harus kita lakukan agar pelaksanaan program ke depan semakin optimal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Aster Kasdam mengingatkan bahwa aparat kewilayahan harus memahami secara utuh seluruh kegiatan teritorial yang dilaksanakan, baik yang bersifat program maupun nonprogram. Menurutnya, kegiatan program telah direncanakan secara sistematis berdasarkan analisis kebutuhan, perkembangan situasi, serta kebijakan pimpinan guna menjawab tantangan yang berkembang di masyarakat. Sementara itu, kegiatan nonprogram merupakan respons cepat terhadap berbagai dinamika di lapangan yang memerlukan kehadiran TNI secara langsung.

Ia menambahkan bahwa aparat teritorial harus mampu menjelaskan kepada masyarakat berbagai program prioritas TNI AD yang saat ini telah menjadi program strategis TNI, di antaranya penyediaan air bersih, percepatan ketahanan pangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan maupun perbaikan jembatan melalui Program Garuda, pelestarian lingkungan melalui gerakan Bersatu dengan Alam, serta dukungan terhadap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Menurutnya, seluruh program tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi TNI dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.

Mengakhiri arahannya, Aster Kasdam menekankan bahwa setiap satuan harus terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, serta pelaporan kegiatan teritorial secara profesional, efektif, dan akuntabel sehingga seluruh program dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat serta mendukung keberhasilan tugas pokok Kodam XXIV/Mandala Trikora.
Melalui rapat evaluasi ini diharapkan seluruh satuan jajaran Kodam XXIV/Mandala Trikora mampu melakukan perbaikan secara berkelanjutan terhadap pelaksanaan program kerja bidang teritorial, sehingga sasaran yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal dan semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pendam XXIV/Mandala Trikora












