![]()
KATANG BIDARE, LINGGA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi perekonomian masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 06/Senayang Kodim 0315/Tanjungpinang, Kopka A. Harahap, melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus monitoring harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Desa Benan, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Sabtu (11/07/2026). Kegiatan tersebut dilakukan melalui dialog langsung dengan para pedagang guna mengetahui perkembangan harga sembako serta memastikan distribusi kebutuhan pokok masyarakat berjalan lancar.
Dalam pelaksanaannya, Kopka A. Harahap berdialog dengan sejumlah pedagang untuk memperoleh informasi terkait fluktuasi harga, stok barang, hingga kendala distribusi apabila ada. Dari hasil pemantauan di lapangan diketahui bahwa harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat, termasuk susu formula untuk bayi dan anak, masih berada pada kondisi stabil. Selain itu, belum ditemukan adanya lonjakan harga yang tidak wajar maupun indikasi kelangkaan barang di wilayah Desa Benan sehingga masyarakat masih dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan baik.
Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam mendukung stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam mengawasi kondisi sosial ekonomi masyarakat. Langkah tersebut sekaligus bertujuan mencegah praktik penimbunan barang, memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, mempererat sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan pelaku usaha, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat terhadap ketersediaan kebutuhan dasar.
Kopka A. Harahap menegaskan bahwa stabilitas harga kebutuhan pokok harus terus dipertahankan agar seluruh masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan kebutuhan gizi anak secara layak. “Kami berharap kondisi harga sembako dan susu formula tetap stabil. Apabila ke depan terjadi kenaikan harga yang signifikan, kendala pasokan, ataupun permasalahan lain yang berpotensi mengganggu kebutuhan masyarakat, segera berkoordinasi dengan Babinsa maupun pemerintah desa agar dapat dicarikan solusi secara bersama-sama. Sinergi seluruh elemen masyarakat merupakan kunci dalam menjaga ketahanan pangan, stabilitas wilayah, serta memperkuat semangat gotong royong sebagai wujud bela negara,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pedagang di Desa Benan menyampaikan apresiasinya atas perhatian Babinsa yang secara rutin turun ke lapangan memantau kondisi pasar. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan rasa aman sekaligus menjadi motivasi bagi para pedagang untuk tetap menjual barang sesuai harga yang berlaku. “Kami merasa senang karena Babinsa selalu hadir dan peduli terhadap kondisi masyarakat. Dengan adanya pemantauan seperti ini, komunikasi antara pedagang, pemerintah desa, dan TNI semakin baik sehingga masyarakat merasa lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami siap mendukung upaya menjaga stabilitas harga demi kesejahteraan bersama dan kemajuan bangsa,” ungkapnya.












