![]()
JAKARTA UTARA|
Dalam rangka memberikan kenyamanan dan kelancaran ,personel Kodim 0502/JU melaksanakan pengamanan sekaligus monitoring kunjungan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso di Jl. Sunter Permai Raya No 2 RW. 02 Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok,Jakarta Utara,Kamis (23/7/2026).

Hadir dalam kegiatan Gubernur DKI
Pramono Anung ,Walikota Jakarta Utara Hendra Hidayat,Kepala RS. Sulianti Saroso Dr. H. Herli Amir Mahmuji Jatmiko,Kasudin Kesehatan Jakarta Utara
Ibu dr. Murniasi Hutapea, MPH ,dan Camat Tanjung Priok Samsul Rizal.
Kedatangan gubernur untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan pemerintah pusat dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, sekaligus memperkuat ketahanan kesehatan nasional.
“Kunjungan ini untuk memperkuat sinergi antara RSPI yang di bawah Kemenkes dengan Pemerintah DKI Jakarta,” ujar Gubernur DKI

Masih kata Gubernur bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat layanan kesehatan melalui peningkatan kualitas fasilitas kesehatan, penguatan sumber daya manusia kesehatan, pemanfaatan teknologi, serta perluasan akses pelayanan yang cepat, mudah dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Komitmen ini juga sejalan dengan penguatan fasilitas kesehatan dan pelayanan yang terus didorong Pemprov DKI Jakarta.
“Saya berkunjung ke RS Sulianti Saroso dalam rangka pengecekan Fasilitas RS yang mana saya baru menginjak RS ini, kenapa saya kunjungan ke RS ini karena untuk mempererat hubungan dan dukungan Kemenkes, apalagi dijakarta utara ini wilayah yang akan berkembang, dikarenakan Jakarta Utara ini ada Stadium JIS kemudian Ancol yang cukup signifikan peningkatan pendapatannya, jadi saya rasa cukup perlu peningkatan perbaikan semua bidang RSPI ini, dikarenakan tempat-tempat² di Jakarta Utara ini berhubungan dengan masyarakat banyak, jadi kalau ada apa-apa tentang kesehatan tidak perlu jauh-jauh mencari rumah sakit,”ungkao Gubernur.

“RS. Sulianti Saroso dengan luas 4,2 Hektar, cukup buat saya jadi acuan untuk kerjasama dengan perguruan tinggi di daerah dan memperbaiki Fasilitasnya untuk memperkuat ketahanan kesehatan di Jakarta Utara,”sebutnya.
Selain itu melalui perbaikan berbagai fasilitas yang dimiliki RSPI Sulianti Saroso, Pramono meyakini layanan yang dihadirkan akan semakin baik. RSPI Sulianti Saroso terletak di wilayah strategis karena lokasinya tak jauh dari kawasan wisata Ancol, Jakarta International Stadium (JIS), dan juga kawasan pelabuhan.

Karena itu, kehadiran fasilitas kesehatan dengan kualitas layanan yang baik di wilayah tersebut sangat dibutuhkan.
“Kalau misalnya ada apa-apa dengan begitu banyaknya masyarakat yang kemudian datang ke JIS, ke Ancol dan juga daerah ini pasti akan berkembang,” kata dia.
Selain peningkatan layanan medis, Pramono juga mendorong pengembangan kerja sama lintas sektor yang melibatkan rumah sakit, perguruan tinggi, dan Pemprov DKI.
RSPI Sulianti Saroso sendiri tidak hanya menjadi rujukan bagi warga Jakarta dan daerah lainnya, namun juga menjadi rujukan kerja sama dengan perguruan tinggi.
“Harapan saya ke depan adalah bisa bekerja sama dan memanfaatkan, memperbaiki ekosistemnya bersama-sama dengan RSPI dan juga Kementerian Kesehatan,” ucap Pramono.
Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Harli Amir Mahmudji menyambut baik kerja sama Pemprov DKI dengan pemerintah pusat untuk meningkatkan layanan kesehatan di rumah sakit ini.
“Harapan besar kami nanti bisa berkolaborasi dengan DKI lebih baik lagi dan harapannya nanti bisa memajukan DKI lebih bagus lagi,” tandas Harli.
Sekadar diketahui, RSPI Prof. dr. Sulianti Saroso berdiri di atas lahan seluas 131 ribu meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 22 ribu meter persegi. Karena lokasinya yang strategis, rumah sakit ini mudah diakses melalui berbagai moda transportasi, seperti Transjakarta dan Stasiun KRL.
Kodim 0502/JU












