![]()
OKEBUNG|
Komandan Kodim 0210/Tapanuli Utara Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos. menegaskan dukungan penuh TNI AD terhadap Program Swasembada Pangan Nasional. Salah satu wujudnya adalah melalui penanaman bawang putih di lahan seluas 5 hektar di Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir.
Kegiatan ini merupakan sinergi antara Kelompok Tani Hariara Pintu, Pemerintah Kabupaten Samosir, dan TNI melalui Koramil 04/Harian Boho Kodim 0210/TU.Program Swasembada Pangan Nasional saat ini menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat Indonesia, khususnya para petani. Tidak hanya Pemerintah Daerah dan Pusat, Kementerian Pertahanan bersama Mabes TNI yang membawahi TNI AD, TNI AL, dan TNI AU juga turut bersinergi mengembangkan berbagai jenis tanaman di daerah masing-masing.
Tujuannya untuk membantu perekonomian masyarakat dan memenuhi kebutuhan dasar guna menyukseskan Swasembada Pangan dan Swasembada Energi di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Adapun komoditas yang dikembangkan antara lain padi, jagung, tebu, kedelai, kelapa sawit, karet, ubi, kopi, dan kini bawang putih yang mulai dikembangkan di wilayah Kodim 0210/TU, salah satunya di Kabupaten Samosir.Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, S.T. menjelaskan bahwa penanaman bawang putih oleh Kelompok Tani Hariara Pintu bersama Pemerintah Daerah dan unsur TNI merupakan langkah nyata mendukung program dari pemerintah pusat.
“Kami seluruh elemen di Kabupaten Samosir sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Institusi TNI serta komponen lainnya yang terus melakukan kolaborasi dalam memajukan daerah di segala bidang,” ujarnya.
Untuk penanaman di lahan 5 hektar tersebut, Pemkab Samosir menyerahkan bantuan berupa :
1. Bibit bawang putih : 4 Ton
2. Mulsa : 50 rol
3. Pupuk ZA : 1,75 ton
4. Pupuk SP-36 : 1,75 ton
5. Pupuk KCL : 2 ton
6. Pestisida : 5 paket
Proses penanaman telah dilaksanakan dengan baik oleh para petani.Plt. Danramil 04/Harian Boho, Kodim 0210/TU menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan masyarakat, khususnya kelompok tani, pemerintah kecamatan, dan pemerintah daerah.
“Kami dari Koramil 04/Harian Boho siap membantu para petani di wilayah kami dalam menyukseskan program pemerintah pusat, khususnya Swasembada Pangan,” ujar Danramil di lokasi.
Secara terpisah, Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos. menekankan pentingnya sinkronisasi program dari pusat hingga ke desa agar pelaksanaannya tepat guna dan tepat sasaran.
“Pihak Kodim 0210/TU sangat mendukung program ketahanan pangan menuju Swasembada Pangan Nasional dengan melakukan penanaman berbagai jenis tanaman yang dibutuhkan masyarakat. Dengan begitu, daerah memiliki cadangan dan stok pangan yang cukup,” jelasnya.Menurut Dandim, ketersediaan logistik wilayah harus menjadi perhatian serius. Dengan penanganan yang baik, terukur, dan terencana, program Swasembada Pangan Nasional akan menghasilkan dampak yang maksimal.
“Kami selaku yang dituakan di Satuan Kodim 0210/TU beserta jajaran selalu mendukung dan mensupport program Ketahanan Pangan. Salah satunya yang dilakukan hari ini oleh Pemkab Samosir bersama kelompok tani dan instansi terkait,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, Dandim mengingatkan agar setiap program dilakukan dengan ketulusan, keikhlasan, dan kesungguhan. Hasil akhir diserahkan kepada *Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
“Ini penting bagi kita semua. Beberapa bulan lalu daerah kita mengalami musibah yang menyebabkan korban jiwa dan rusaknya fasilitas serta lahan pertanian. Oleh sebab itu mari kita jaga akhlak dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Beliau mengutip QS. Ar-Rum ayat 41 :
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar.
Sumber : Kodim 0210/TU










