![]()
Deli Serdang – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan hasil produksi pertanian, Babinsa Koramil 0201-16/TM, Sertu Toto Yudiono, menghadiri undangan dari Kelompok Tani dalam kegiatan pembahasan pengendalian massal hama penggerek batang padi dan wereng batang coklat yang dirangkaikan dengan penyemprotan pestisida di areal persawahan Desa Dalu X B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.senin,03/08/26
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para petani mengenai pentingnya pengendalian hama secara serentak agar penyebaran hama dapat diminimalisir, sehingga produktivitas tanaman padi tetap terjaga. Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilanjutkan dengan penyemprotan pestisida sebagai langkah nyata dalam memberantas hama penggerek batang padi yang berpotensi menurunkan hasil panen.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Toto Yudiono menyampaikan bahwa TNI melalui Babinsa akan terus mendampingi para petani sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia juga mengajak seluruh petani untuk selalu berkoordinasi dengan petugas pertanian apabila ditemukan serangan hama, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman padi. Dengan kerja sama yang baik antara petani, penyuluh pertanian, dan seluruh instansi terkait, diharapkan hasil panen dapat meningkat serta kesejahteraan petani semakin baik,” ujar Sertu Toto Yudiono.
Sementara itu, para petani menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai sangat membantu dalam mengatasi ancaman hama yang kerap menyerang tanaman padi, khususnya penggerek batang padi dan wereng batang coklat.
Adapun yang turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain KUPT Tanjung Morawa, Ibu Yanti, Babinsa Koramil 0201-16/TM Sertu Toto Yudiono, Bhabinkamtibmas Aiptu Dedek Saputra, Koordinator BBP Tanjung Morawa, PPL Desa Dalu X B Juli Sutoyo, P3A, serta para pengurus dan anggota Kelompok Tani.
Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani semakin kuat dalam menjaga produktivitas pertanian serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.Jika diinginkan.












