![]()
DAIRI — Di balik hamparan lahan pertanian Desa Tuntung Batu, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, terdapat data penting yang menentukan gambaran kondisi pertanian masyarakat. Untuk memastikan data tersebut tetap akurat, Babinsa Koramil 03/Parongil, Kodim 0206/Dairi, Serma Tumpal Padang turun langsung melakukan Pengumpulan Data Teritorial (Puldatater) bersama perangkat desa, Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Tuntung Batu itu tidak hanya mendata luas lahan pertanian dan persawahan, tetapi juga mencatat luas perkebunan serta kondisi saluran irigasi pertanian. Dalam pendataan tersebut, Serma Tumpal Padang berkoordinasi dengan Sekretaris Desa Tuntung Batu Sahmulia Angkat, Kasi Pemerintahan Sangkut Cibro dan Kasi Kesra Mardelina Gultom. Perangkat desa menyampaikan data mengenai saluran irigasi yang masih berfungsi maupun yang sudah tidak berfungsi.
Sekdes Tuntung Batu Sahmulia Angkat menyampaikan, pembaruan data menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya di wilayah desa, terutama terkait lahan pertanian dan sarana pendukungnya. Data yang diperbarui secara berkala dapat membantu pemerintah desa dan pihak terkait melihat potensi pertanian sekaligus mengetahui fasilitas yang membutuhkan perhatian.
Danramil 03/Parongil Kapten Inf Hernandez mengatakan, Puldatater merupakan salah satu tugas penting Babinsa dalam pembinaan teritorial. “Data yang akurat sangat diperlukan untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan. Karena itu, Babinsa harus terus berkoordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat agar data yang dimiliki benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Menurutnya, pengumpulan data bukan sekadar kegiatan administrasi, melainkan bagian dari upaya memahami wilayah secara menyeluruh, mulai dari kondisi geografis, demografis hingga sosial masyarakat. Dengan data lahan pertanian, perkebunan dan jaringan irigasi yang terus diperbarui, diharapkan pembinaan teritorial dapat berjalan lebih tepat sasaran serta turut mendukung masyarakat Desa Tuntung Batu yang menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian. (Prajurit Pena)










