![]()
Labura – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mengawal serta memperkuat program ketahanan pangan nasional terus dibuktikan secara nyata di lapangan. Melalui aksi sigap Babinsa Koramil 02/Tanjung Leidong Kodim 0209/Labuhanbatu, Sertu Sugiatman, TNI AD memberikan pendampingan intensif kepada kelompok tani Brigade Pangan Jaya Suryadana saat proses penyemprotan pestisida pada lahan persawahan seluas 20 hektare di Desa Kuala Bangka, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kamis (13/8/2026).
Langkah preventif penyemprotan pestisida ini dilakukan guna mengamankan masa vegetatif tanaman dari ancaman Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) maupun serangan hama mematikan. Babinsa jajaran Koramil 02/Tanjung Leidong turun langsung menyusuri galengan sawah, ikut memantau takaran pestisida, hingga memastikan proses perawatan berjalan presisi demi menjaga kualitas serta stabilitas produktivitas hasil panen para petani lokal.
Danramil 02/Tanjung Leidong, Mayor Inf J. Sembiring, S.H., menegaskan bahwa kehadiran aparat teritorial di tengah-tengah persawahan warga merupakan instruksi mendasar untuk mewujudkan kemandirian pangan daerah. Sinergi erat antara Babinsa dan kelompok tani tak sekadar pendampingan teknis, melainkan bentuk keberadaan negara melalui TNI AD untuk memberikan rasa tenang, menyerap aspirasi, serta mencari solusi cepat atas kendala yang dialami para petani.
Kehadiran prajurit TNI AD di areal persawahan ini disambut hangat oleh anggota Brigade Pangan Jaya Suryadana. Kerja sama yang solid antara pendamping teritorial dan masyarakat tani ini terbukti menciptakan iklim pertanian yang lebih produktif, tangguh, dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Kualuh Hilir, sekaligus menjadi bukti manunggalnya TNI dengan rakyat dalam menjaga rantai pasok pangan.
Sementara itu, Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P., menegaskan komitmen penuh jajarannya dalam menyukseskan kedaulatan pangan di wilayah teritorialnya. “TNI AD, khususnya Kodim 0209/Labuhanbatu beserta seluruh Koramil jajaran, akan terus berdiri paling depan untuk mendampingi para petani. Kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah adalah prioritas kami. Babinsa tidak boleh ragu untuk mengabdi dan berada di tengah persawahan warga dari pengolahan lahan hingga panen tiba, demi mewujudkan Indonesia yang tangguh dan mandiri secara pangan,” tegas Dandim.









