Senin, Agustus 17, 2026
okebung99
Advertisement
  • HOME
  • HEADLINE
  • KODAM
    • Kodam I /Bukit Barisan
    • Kodam II/ Sriwijaya
    • Kodam III/Siliwangi
    • Kodam Iskandar Muda
    • Kodam IV/Diponegoro
    • Kodam Jaya/Jayakarta
    • Kodam Udayana
    • Kodam V/Brawijaya
    • Kodam VI/Mulawarman
    • Kodam XIII/Merdeka
    • Kodam XII/Tanjungpura
    • Kodam XIV/Hassanudin
    • Kodam XIX/Tuanku Tambusai
    • Kodam XV/Pattimura
    • Kodam XVII/Cendrawasih
    • Kodam XVIII/Kasuari
    • Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol
    • Kodam XXI/Radin Inten
    • Kodam XXII/Tambun Bungai
    • Kodam XXIII/Palaka Wira
    • Kodam XXIV/Mandala Trikora
  • BAKAMLA
  • BNN
  • DISPENAD
  • PASUKAN KHUSUS
    • KOPASGAT
    • KOPASSUS
    • KOSTRAD
    • MARINIR
  • PUSPEN TNI
  • TNI AD
  • TNI AL
  • TNI AU
  • UMUM
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • KODAM
    • Kodam I /Bukit Barisan
    • Kodam II/ Sriwijaya
    • Kodam III/Siliwangi
    • Kodam Iskandar Muda
    • Kodam IV/Diponegoro
    • Kodam Jaya/Jayakarta
    • Kodam Udayana
    • Kodam V/Brawijaya
    • Kodam VI/Mulawarman
    • Kodam XIII/Merdeka
    • Kodam XII/Tanjungpura
    • Kodam XIV/Hassanudin
    • Kodam XIX/Tuanku Tambusai
    • Kodam XV/Pattimura
    • Kodam XVII/Cendrawasih
    • Kodam XVIII/Kasuari
    • Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol
    • Kodam XXI/Radin Inten
    • Kodam XXII/Tambun Bungai
    • Kodam XXIII/Palaka Wira
    • Kodam XXIV/Mandala Trikora
  • BAKAMLA
  • BNN
  • DISPENAD
  • PASUKAN KHUSUS
    • KOPASGAT
    • KOPASSUS
    • KOSTRAD
    • MARINIR
  • PUSPEN TNI
  • TNI AD
  • TNI AL
  • TNI AU
  • UMUM
  • OPINI
No Result
View All Result
okebung99
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • BAKAMLA
  • BERITA UMUM
  • BNN
  • DISPENAD
  • KODAM
  • PASUKAN KHUSUS
  • PUSPEN TNI
  • TNI AD
  • TNI AL
  • TNI AU
Home KODAM Kodam VI/Mulawarman

Dari Rumah yang Runtuh, Tumbuh Harapan Baru di Tepian Sungai Aji Kuning Perbatasan Indonesia – Malaysia

Kisah Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Milik Pak Hamsah dalam TMMD Ke-129 Kodim 0911/Nunukan

by Army My Love
17/08/2026
in Kodam VI/Mulawarman
Reading Time: 6 mins read
A A
0

Loading

Dari Rumah yang Runtuh, Tumbuh Harapan Baru di Tepian Sungai Aji Kuning Perbatasan Indonesia – Malaysia

Kisah Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Milik Pak Hamsah dalam TMMD Ke-129 Kodim 0911/Nunukan

Di tengah kehidupan masyarakat perbatasan Indonesia–Malaysia, rumah bukan sekadar bangunan tempat berteduh. Rumah adalah tempat keluarga berkumpul, tempat anak-anak tumbuh, tempat melepas lelah setelah bekerja, sekaligus menjadi simbol rasa aman dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.

Berita Terkait

Sentuhan Kemanusiaan TMMD ke-129: Satgas Kodim 0911/Nunukan Salurkan Air Bersih untuk Warga Bukit Harapan

Sentuhan Kemanusiaan TMMD ke-129: Satgas Kodim 0911/Nunukan Salurkan Air Bersih untuk Warga Bukit Harapan

08/08/2026
Impian Jadi Nyata, Warga Liang Bunyu Rasakan Perubahan Besar Jelang Penutupan TMMD ke-129

Impian Jadi Nyata, Warga Liang Bunyu Rasakan Perubahan Besar Jelang Penutupan TMMD ke-129

08/08/2026
Sinergi Menembus Keterisolasian: TMMD ke-129 Dorong Percepatan Ekonomi Desa Liang Bunyu

Sinergi Menembus Keterisolasian: TMMD ke-129 Dorong Percepatan Ekonomi Desa Liang Bunyu

08/08/2026
Setetes Air Bagi Perbatasan: Ketika Satgas TMMD ke-129 Hadirkan Solusi di Bukit Harapan

Setetes Air Bagi Perbatasan: Ketika Satgas TMMD ke-129 Hadirkan Solusi di Bukit Harapan

08/08/2026
Hitung Mundur TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan: Titik Balik Kesejahteraan Warga Liang Bunyu

Hitung Mundur TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan: Titik Balik Kesejahteraan Warga Liang Bunyu

08/08/2026
Warga Bersyukur Dibantu kini mereka siap menjaga TMMD 129 Kodim 0911/Nunukan

Warga Bersyukur Dibantu kini mereka siap menjaga TMMD 129 Kodim 0911/Nunukan

05/08/2026

Namun, bagi Hamsah, warga Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, makna sebuah rumah sempat berada di titik yang sangat sulit. Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung keluarganya mengalami kerusakan berat akibat longsor yang terjadi di kawasan yang berdekatan dengan aliran sungai Desa Aji Kuning.

Kondisi rumah tersebut bahkan dapat dikatakan nyaris rata dengan tanah. Struktur bangunan tidak lagi mampu memberikan rasa aman. Bagian-bagian rumah yang sebelumnya menjadi tempat berlindung berubah menjadi puing dan menyisakan kekhawatiran bagi keluarga.

Di tengah kondisi tersebut, harapan kemudian hadir melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0911/Nunukan. Rumah Hamsah menjadi salah satu sasaran rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), sebagai wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap masyarakat di wilayah perbatasan.

Ketika Rumah Tak Lagi Menjadi Tempat yang Aman

Letak rumah Hamsah yang berada di sekitar aliran sungai membuat kondisi lingkungan memiliki tantangan tersendiri. Perubahan kondisi tanah dan longsor berdampak langsung terhadap bangunan rumah.

Rumah yang sebelumnya menjadi tempat keluarga menjalani aktivitas sehari-hari mengalami kerusakan parah. Sebagian struktur bangunan tidak lagi dapat dipertahankan. Kondisi tersebut membuat rumah tidak hanya kehilangan fungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga kehilangan kemampuan untuk memberikan perlindungan kepada penghuninya.

 

Bagi sebagian orang, kehilangan rumah mungkin hanya terlihat sebagai persoalan bangunan. Namun bagi keluarga Hamsah, kondisi tersebut berarti kehilangan salah satu fondasi penting dalam kehidupan mereka.

Rumah adalah tempat menyimpan kenangan, tempat membesarkan keluarga, dan tempat membangun masa depan. Ketika bangunan itu rusak bahkan hampir rata dengan tanah, yang ikut terguncang bukan hanya struktur fisiknya, tetapi juga rasa aman dan keyakinan untuk menatap hari esok.

Dalam keterbatasan yang ada, memperbaiki rumah secara mandiri tentu bukan perkara mudah. Biaya material, tenaga, serta kondisi bangunan yang mengalami kerusakan berat menjadi tantangan tersendiri.

Di sinilah semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat menemukan maknanya.

TMMD Hadir Membawa Perubahan

Melalui TMMD Ke-129, Kodim 0911/Nunukan tidak hanya menjalankan pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan solusi atas persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Rehabilitasi RTLH milik Pak Hamsah menjadi salah satu bukti bahwa pembangunan di wilayah perbatasan tidak semata-mata berbicara mengenai infrastruktur besar. Pembangunan juga dimulai dari sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat: sebuah rumah yang layak, aman, dan sehat.

Satgas TMMD bersama masyarakat bekerja bahu-membahu mengubah kondisi rumah yang sebelumnya rusak berat menjadi bangunan yang kembali memiliki fungsi sebagai tempat tinggal yang layak.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap. Bagian bangunan yang sudah tidak dapat dipertahankan diperbaiki, struktur rumah dibangun kembali, hingga secara perlahan bentuk rumah yang kokoh mulai terlihat.

Dari hari ke hari, perubahan itu semakin nyata.

Bangunan yang sebelumnya menyisakan puing akibat longsor mulai berubah menjadi rumah dengan dinding yang berdiri, atap yang menaungi, dan ruang yang kembali memberikan harapan kepada keluarga.

Proses tersebut menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana sebuah pembangunan dapat memiliki dampak yang sangat besar bagi kehidupan seseorang.

Bukan Sekadar Membangun Rumah

Rehabilitasi rumah Pak Hamsah bukan hanya tentang membangun dinding, memasang atap, atau memperbaiki bagian bangunan yang rusak.

Lebih jauh dari itu, pembangunan tersebut merupakan upaya untuk mengembalikan rasa aman dan martabat sebuah keluarga.

Rumah yang layak memberikan ruang bagi keluarga untuk menjalani kehidupan dengan lebih tenang. Anak-anak dapat beraktivitas dengan lebih nyaman. Keluarga dapat beristirahat tanpa dihantui kekhawatiran terhadap kondisi bangunan.

Di sisi lain, rumah yang layak juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kehidupan yang sehat dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, sasaran RTLH dalam TMMD memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada sekadar angka pembangunan fisik.

Satu rumah yang berhasil diperbaiki berarti satu keluarga mendapatkan harapan baru.

Satu rumah yang kembali berdiri berarti satu keluarga memiliki tempat untuk menata kembali kehidupannya.

Dan satu rumah yang menjadi layak huni merupakan bukti bahwa pembangunan benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke tingkat paling dasar.

Gotong Royong di Tanah Perbatasan

Dalam pelaksanaan rehabilitasi rumah Pak Hamsah, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama.

Prajurit TNI dan masyarakat tidak berdiri sebagai dua kelompok yang terpisah. Mereka bekerja dalam satu tujuan, yaitu menyelesaikan pembangunan agar rumah tersebut dapat segera digunakan kembali.

Kebersamaan itu terlihat dari berbagai aktivitas di lapangan. Prajurit mengerjakan bagian-bagian konstruksi, sementara masyarakat ikut membantu sesuai kemampuan yang dimiliki.

Suasana tersebut menjadi gambaran nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat.

Tidak ada jarak antara prajurit dan warga. Tidak ada sekat antara mereka yang membangun dan mereka yang menerima manfaat. Semuanya melebur dalam semangat gotong royong.

Bagi masyarakat Desa Aji Kuning, kehadiran Satgas TMMD juga bukan hanya menghadirkan tenaga tambahan dalam proses pembangunan. Kehadiran para prajurit menjadi simbol bahwa masyarakat di wilayah perbatasan mendapatkan perhatian dan tidak berjalan sendiri menghadapi berbagai tantangan.

Dari Puing Menjadi Bangunan yang Layak Huni

Perubahan rumah Pak Hamsah menjadi salah satu pemandangan yang paling menggambarkan makna TMMD.

Sebelum direhabilitasi, kondisi rumah berada dalam keadaan yang sangat memprihatinkan. Longsor di sekitar sungai membuat bangunan kehilangan sebagian besar kekuatan dan fungsinya.

Kini, kondisi tersebut berubah.

Bangunan baru yang lebih layak mulai berdiri. Rumah yang sebelumnya nyaris rata dengan tanah kembali memiliki bentuk dan fungsi sebagai tempat tinggal.

Setiap bagian yang terbangun menjadi simbol perjalanan dari keterpurukan menuju harapan.

Dinding yang berdiri bukan hanya sekumpulan material bangunan. Di baliknya ada cerita tentang perjuangan keluarga.

Atap yang terpasang bukan hanya pelindung dari panas dan hujan. Di baliknya ada rasa aman yang kembali hadir.

Dan rumah yang akhirnya dapat ditempati bukan hanya sebuah hasil pekerjaan fisik. Ia menjadi awal baru bagi keluarga Pak Hamsah untuk kembali menata kehidupan.

Negara Hadir untuk Rakyat

Kisah rumah Pak Hamsah juga menggambarkan bagaimana kehadiran negara dapat dirasakan melalui tindakan nyata.

Di wilayah perbatasan seperti Sebatik, pembangunan memiliki arti strategis sekaligus kemanusiaan. Masyarakat yang hidup di kawasan terdepan Indonesia membutuhkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar mereka.

Melalui TMMD, TNI AD menjadi bagian dari upaya tersebut.

Kehadiran prajurit di tengah masyarakat menunjukkan bahwa pertahanan negara tidak hanya diwujudkan melalui kesiapsiagaan menjaga wilayah, tetapi juga melalui pengabdian kepada masyarakat.

Ketika prajurit membantu membangun rumah, membuka akses jalan, menghadirkan air bersih, memperbaiki fasilitas ibadah, dan melaksanakan berbagai kegiatan sosial, pada saat yang sama mereka turut memperkuat ketahanan wilayah dari sisi sosial dan kemanusiaan.

Sebab wilayah perbatasan yang masyarakatnya sejahtera, memiliki akses yang lebih baik, serta merasakan kehadiran negara, merupakan bagian penting dari kekuatan Indonesia.

Rumah Baru, Harapan Baru

Bagi keluarga Pak Hamsah, selesainya rehabilitasi rumah tentu menjadi sebuah momen yang tidak mudah dilupakan.

Rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan berat kini telah berubah menjadi bangunan yang layak huni.

Perjalanan tersebut bukanlah proses yang singkat. Ada kondisi sulit yang harus dilalui, ada kekhawatiran yang pernah dirasakan, dan ada harapan yang sempat berada di tengah ketidakpastian.

Namun, dari semua itu lahir sebuah pelajaran sederhana: harapan dapat tumbuh kembali ketika ada kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong.

Rumah Pak Hamsah kini bukan lagi sekadar tempat untuk berteduh.

Ia menjadi simbol bahwa pembangunan dapat mengubah kehidupan masyarakat secara langsung.

Ia menjadi bukti bahwa program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat mampu menghadirkan kebahagiaan yang sederhana, tetapi sangat berarti.

Dan yang paling penting, rumah tersebut menjadi tempat bagi keluarga Pak Hamsah untuk kembali menyusun mimpi dan merencanakan masa depan.

TMMD dan Cerita Kemanusiaan di Perbatasan

TMMD Ke-129 Kodim 0911/Nunukan pada akhirnya bukan hanya meninggalkan jejak berupa bangunan fisik.

Di balik setiap sasaran pembangunan terdapat cerita manusia.

Ada keluarga yang mendapatkan rumah yang lebih layak. Ada masyarakat yang mendapatkan akses jalan yang lebih baik. Ada warga yang memperoleh akses air bersih. Ada fasilitas umum yang kembali diperbaiki. Dan ada hubungan antara TNI dengan masyarakat yang semakin erat karena dibangun melalui kebersamaan di lapangan.

Rumah Pak Hamsah menjadi salah satu cerita tersebut.

Dari sebuah rumah yang nyaris rata dengan tanah akibat longsor, kini berdiri bangunan yang kembali memberikan rasa aman.

Dari kondisi penuh kekhawatiran, tumbuh keyakinan baru.

Dari keterbatasan, hadir gotong royong.

Dan dari sebuah rumah di tepian sungai Desa Aji Kuning, lahirlah sebuah pesan sederhana bahwa pembangunan sejatinya bukan hanya tentang apa yang dibangun, tetapi tentang kehidupan siapa yang berubah setelah pembangunan itu selesai.

Sebuah Rumah, Sebuah Harapan

Di perbatasan Indonesia–Malaysia, pembangunan mungkin memiliki wajah yang beragam. Ada jalan yang dibuka, jembatan yang dibangun, sumber air yang dihadirkan, fasilitas umum yang diperbaiki, hingga rumah warga yang direhabilitasi.

Namun, semuanya memiliki tujuan yang sama: menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.

Rumah Pak Hamsah menjadi pengingat bahwa pembangunan harus terus menyentuh manusia.

Karena ketika sebuah rumah kembali berdiri, sebuah keluarga kembali memiliki tempat untuk pulang.

Ketika sebuah rumah menjadi layak huni, rasa aman kembali tumbuh.

Dan ketika masyarakat merasakan manfaat pembangunan secara langsung, di sanalah makna Negara Hadir untuk Rakyat benar-benar terasa.

TMMD Ke-129 Kodim 0911/Nunukan meninggalkan lebih dari sekadar bangunan. Ia meninggalkan cerita tentang kepedulian, gotong royong, pengabdian, dan harapan.

Di Desa Aji Kuning, sebuah rumah yang dahulu hampir rata dengan tanah kini kembali berdiri.

Bukan hanya sebagai bangunan.

Tetapi sebagai simbol bahwa di tengah keterbatasan, selalu ada harapan yang dapat dibangun kembali.

TNI AD — hadir, mengabdi, dan bekerja bersama rakyat.

Previous Post

Dialog Humanis, Babinsa di Susoh Imbau Warga Tidak Buru Satwa yang Dilindungi

Next Post

Semangat Kemerdekaan, Dandim 1710/Mimika Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Timika

Army My Love

Army My Love

Berita Terkait

Sentuhan Kemanusiaan TMMD ke-129: Satgas Kodim 0911/Nunukan Salurkan Air Bersih untuk Warga Bukit Harapan

Sentuhan Kemanusiaan TMMD ke-129: Satgas Kodim 0911/Nunukan Salurkan Air Bersih untuk Warga Bukit Harapan

08/08/2026
Impian Jadi Nyata, Warga Liang Bunyu Rasakan Perubahan Besar Jelang Penutupan TMMD ke-129

Impian Jadi Nyata, Warga Liang Bunyu Rasakan Perubahan Besar Jelang Penutupan TMMD ke-129

08/08/2026
Sinergi Menembus Keterisolasian: TMMD ke-129 Dorong Percepatan Ekonomi Desa Liang Bunyu

Sinergi Menembus Keterisolasian: TMMD ke-129 Dorong Percepatan Ekonomi Desa Liang Bunyu

08/08/2026
Setetes Air Bagi Perbatasan: Ketika Satgas TMMD ke-129 Hadirkan Solusi di Bukit Harapan

Setetes Air Bagi Perbatasan: Ketika Satgas TMMD ke-129 Hadirkan Solusi di Bukit Harapan

08/08/2026
Hitung Mundur TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan: Titik Balik Kesejahteraan Warga Liang Bunyu

Hitung Mundur TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan: Titik Balik Kesejahteraan Warga Liang Bunyu

08/08/2026
Next Post
Semangat Kemerdekaan, Dandim 1710/Mimika Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Timika

Semangat Kemerdekaan, Dandim 1710/Mimika Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Timika

Danpuslatpurmar 9 Dabo Singkep Bersama Prajuritnya Hadiri Upacara HUT RI KE-81 di Dabo singkep

Danpuslatpurmar 9 Dabo Singkep Bersama Prajuritnya Hadiri Upacara HUT RI KE-81 di Dabo singkep

Dankolatmar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 di Gedung Negara Grahadi

Dankolatmar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 di Gedung Negara Grahadi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

RECOMMENDED

Danpuslatpurmar 5 Baluran Mengikuti Upacara Peringatan HUT Ke 81 Republik Indonesia Tahun 2026

Danpuslatpurmar 5 Baluran Mengikuti Upacara Peringatan HUT Ke 81 Republik Indonesia Tahun 2026

17/08/2026
Dialog Humanis, Babinsa di Babahrot Imbau Warga Tidak Rusak Hutan

Dialog Humanis, Babinsa di Babahrot Imbau Warga Tidak Rusak Hutan

17/08/2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Untuk Menciptakan Situasi Yang Aman Dan Kondusif, Babinsa Laksanakan Komsos Dengan Warga Binaan

    Dandim Bersama Prajuritnya Menerjang Banjir di Medan, Demi Menyelamatkan Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, Lulusan US Army Commanding General and Staff College Diamanahkan Jabat Dandim 0201/Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dandim 0201/Medan : Peringatan Isra Mi’raj Tingkatkan Iman dan Ketaqwaan Serta Memperkuat Kecintaan Kepada Rasulullah SAW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadir Untuk Rakyat,Siang Malam Prajurit Yon Arhanud 11/WBY Rampungkan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Bonanlumban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yonzipur 1/DD Kerahkan Pasukan dan Alat Berat Bersihkan Longsor di Jalur Tarutung–Sibolga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • #22553 (tanpa judul)
  • Babinsa Kelurahan Senayang Dukung Program Penurunan Stunting di wilayah Kabupaten Lingga
  • Cegah Hoaks dan Penipuan Daring, Babinsa Koramil 06/Senayang Perkuat Literasi Digital Warga
  • Home
  • Jelang HUT Ke-81 RI, Babinsa Koramil 06/Senayang Pimpin Latihan Pengibar Bendera SMANSA Senayang
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Perkuat Kamtibmas di Era Digital, Babinsa Koramil 06/Senayang Dorong Warga Bijak Bermedia Sosial
  • REDAKSI

© 2025 - PT OKEBUNG KOMANDO SUKSES - TNI SELALU DI HATI - Support by PT INDO DIGITAL NETWORK

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • BAKAMLA
  • BERITA UMUM
  • BNN
  • DISPENAD
  • KODAM
    • Kodam I /Bukit Barisan
    • Kodam II/ Sriwijaya
    • Kodam III/Siliwangi
    • Kodam Iskandar Muda
    • Kodam IV/Diponegoro
    • Kodam Jaya/Jayakarta
    • Kodam Udayana
    • Kodam V/Brawijaya
    • Kodam VI/Mulawarman
    • Kodam XII/Tanjungpura
    • Kodam XIII/Merdeka
    • Kodam XIV/Hassanudin
    • Kodam XIX/Tuanku Tambusai
    • Kodam XV/Pattimura
    • Kodam XVII/Cendrawasih
    • Kodam XVIII/Kasuari
    • Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol
    • Kodam XXI/Radin Inten
    • Kodam XXII/Tambun Bungai
    • Kodam XXIII/Palaka Wira
    • Kodam XXIV/Mandala Trikora
  • PASUKAN KHUSUS
    • KOPASGAT
    • KOPASSUS
    • KOSTRAD
    • MARINIR
  • PUSPEN TNI
  • TNI AD
  • TNI AL
  • TNI AU

© 2025 - PT OKEBUNG KOMANDO SUKSES - TNI SELALU DI HATI - Support by PT INDO DIGITAL NETWORK

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.