![]()
DAIRI – Aliran air bersih ke warga Dusun II, Desa Pandan, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, mendadak terganggu setelah jaringan pipa utama air minum yang melintasi wilayah Desa Tualang mengalami kerusakan akibat diduga dirusak orang tidak dikenal (OTK). Kondisi tersebut memicu keresahan warga karena air bersih merupakan kebutuhan vital sehari-hari.
Situasi itu langsung mendapat perhatian aparat kewilayahan. Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi, Serka Jarlen Sinaga, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu R. Gultom menghadiri musyawarah di Kantor Desa Pandan, Jumat (4/9/2026). Kehadiran TNI-Polri tersebut untuk mendampingi pemerintah desa sekaligus membantu menjaga situasi tetap kondusif agar persoalan kerusakan jaringan pipa tidak berkembang menjadi konflik antarwarga maupun antardesa.
Musyawarah turut dihadiri Kepala Desa Pandan Samta Sembiring, perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, berbagai langkah penanganan dibahas untuk mencari jalan keluar secara damai. Hasil musyawarah menyepakati perlunya pengumuman dan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga fasilitas umum, khususnya jaringan pipa yang menjadi sarana penyaluran air bersih bagi warga.
Warga, terutama pemilik lahan yang berada di sepanjang jalur pipa, juga diingatkan untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merusak jaringan tersebut. Pemerintah Desa Pandan menyayangkan kerusakan yang terjadi beberapa hari sebelumnya karena dampaknya tidak hanya mengganggu distribusi air menuju Dusun II, tetapi juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Danramil 04/Tigalingga Kapten Inf J. Maibang menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong penyelesaian setiap persoalan masyarakat melalui komunikasi dan musyawarah. Menurutnya, kehadiran Babinsa bersama unsur terkait merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketenteraman wilayah sekaligus memastikan fasilitas vital yang menyangkut kebutuhan masyarakat dapat dijaga bersama. (Prajurit Pena)










