![]()
BATULICIN – Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mengamankan wilayah dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperketat. Sebagai wujud pengawasan langsung dari pusat, Tim Monitoring Satgas Mabes TNI melaksanakan audiensi dan meninjau langsung kesiapan personel serta armada operasional di Markas Kodim 1022/Tanah Bumbu pada Rabu (09/09).

Kedatangan tim disambut langsung oleh Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I. Adapun Tim Satgas Mabes TNI yang hadir dipimpin oleh Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, S.E., M.Kes., M.H., Sp.K.L., CFEM, Subsp.K.T.(K)., FISQUA (Kaunit Kermabaktikes Puskes TNI), bersama Kolonel Arh Hany Mahmudhi, S.E., M.A.P. (Paban V/Was Afrika & Timteng Sahli Bid. Hubint Panglima TNI), dan Kapten Inf Pery Supendi, S.I.P. (Pasipropat Setum Secapaad).
*Pengerahan Ratusan Prajurit dan Alutsista Damkar Baru*
Dalam pertemuan tersebut, Letkol Inf Zierda Aulia Salam memaparkan kesiapan total satuannya dalam operasi penanggulangan bencana alam (Gulbencal) Karhutla di bumi Bersujud.

“Kami telah mengerahkan 150 prajurit yang bersiaga penuh, baik di Makodim maupun tersebar di Koramil jajaran sesuai wilayah kecamatan. Kami juga menempatkan satu regu khusus untuk melekat di Puskodal Gulbencal Kabupaten Tanah Bumbu,” tegas Dandim.Ia juga menambahkan bahwa kekuatan operasional Kodim 1022/Tanah Bumbu kini semakin tangguh berkat adanya dukungan sarana prasarana baru.”Baru-baru ini kami menerima bantuan dua unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Menteri Pertahanan. Kehadiran armada ini sangat krusial dalam memperkuat operasi pemadaman di lapangan. Saat ini, kami terus menggelar pelatihan intensif agar seluruh prajurit mahir mengoperasikannya. Alhamdulillah, dalam beberapa kasus karhutla terakhir, mobil Damkar baru ini terbukti sangat efektif,” lanjutnya.

*Apresiasi Mabes TNI: Kerja Maksimal Sesuai SOP*
Merespons laporan tersebut, Tim Mabes TNI memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah taktis yang dijalankan Kodim 1022/Tanah Bumbu. Penugasan ini merupakan implementasi nyata dari amanah undang-undang terkait Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam membantu Pemerintah Daerah.”Sesuai arahan strategis Bapak Presiden, sinergi penanggulangan bencana harus kuat hingga ke tingkat daerah.
Hasil monitoring kami menunjukkan bahwa kesiapan Satuan Teritorial bersama seluruh stakeholders dan Satgas Karhutla sudah berjalan sangat maksimal dan patut diacungi jempol karena telah sesuai SOP,” ujar perwakilan Tim Mabes TNI.
Tim Mabes TNI juga menilai Kodim 1022/Tanah Bumbu telah membuktikan kapabilitas dan respons cepatnya dalam menjawab panggilan tugas negara demi melindungi ekosistem lingkungan dan masyarakat dari bahaya kabut asap.(HSD/Sahlan/Penkodim1022)











