![]()
Aceh Timur – Pembangunan Jembatan Bailey pada STA 106 dan STA 107 yang menjadi salah satu akses penghubung antara Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, dengan Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 60 persen, Jum’at 11 September 2026.
Pembangunan jembatan tersebut berlokasi di Desa Leles, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, dan menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat konektivitas antardaerah, khususnya bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan jalur tersebut untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Pekerjaan pembangunan Jembatan Bailey dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan ketepatan pengerjaan dan kondisi keamanan di lapangan. Perkembangan progres yang telah mencapai 60 persen menunjukkan bahwa pembangunan terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendukung aktivitas perekonomian warga di wilayah Serbajadi maupun Pining. Selain itu, akses yang lebih baik juga akan semakin membuka keterhubungan antara wilayah pedalaman Aceh Timur dengan Kabupaten Gayo Lues.
Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi wujud nyata upaya menghadirkan akses transportasi yang lebih aman dan layak bagi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas wilayah yang memiliki karakter geografis cukup menantang.
Dengan terus dikebutnya pekerjaan di lapangan, diharapkan pembangunan Jembatan Bailey STA 106 dan STA 107 dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat kedua wilayah.
Lokasi: Jembatan Bailey, Desa Leles, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur.
Progres pekerjaan: 60 persen.
Fungsi: Penghubung Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, dengan Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.









