![]()
PAKPAK BHARAT – Akses menuju lahan pertanian warga Dusun Lembeng Kersik dan Dusun Sabah 2, Desa Kecupak II, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut (PGGS), Kabupaten Pakpak Bharat, mulai dibenahi. Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, Kopka Naseb Susanto, bersama warga bergotong royong mengawali pembangunan Jembatan Beton Garuda Tahap VII, Senin (14/9/2026).
Jembatan tersebut direncanakan memiliki panjang 13 meter, lebar 3 meter dan kedalaman sekitar 5 meter. Keberadaannya sangat strategis karena menjadi akses penghubung antara Dusun Lembeng Kersik dan Dusun Sabah 2 menuju lahan pertanian masyarakat. Bagi warga, jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi jalur penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari sekaligus memperlancar mobilitas para petani.
Pada tahap pekerjaan yang dilaksanakan hari itu, Kopka Naseb Susanto bersama tiga warga melakukan pembongkaran material besi lama pada jembatan sebagai bagian dari proses awal pembangunan. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 8 persen. Sejumlah material pendukung juga mulai masuk ke lokasi, yakni pasir sebanyak dua mobil, kerikil ukuran 2–3 sebanyak lima meter kubik, serta batu padas sebanyak dua mobil.
Danramil 07/Salak Kapten Inf A.F. Sagala mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII merupakan bagian dari upaya mendukung penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, khususnya petani yang selama ini menghadapi kendala dalam menjangkau lahan pertanian maupun mengangkut hasil panen. “Dengan akses yang semakin baik, diharapkan petani dapat lebih mudah membawa sarana produksi dan hasil pertanian, sekaligus menghemat waktu, tenaga dan biaya,” ujarnya.
Pembangunan infrastruktur tersebut sekaligus menjadi wujud nyata semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam membuka akses yang lebih baik bagi kehidupan warga. Sebagai daerah yang mengandalkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian, akses yang memadai diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil produksi dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dari sebuah jembatan, terbuka jalan menuju lahan, aktivitas ekonomi dan harapan baru bagi warga—sebuah gambaran bahwa Negara Hadir untuk Rakyat. Selama kegiatan berlangsung, situasi aman dan cuaca cerah. (Prajurit Pena)










