![]()
DAIRI – Rencana pembangunan Desa Kuta Tengah, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, untuk tahun 2027 dibahas melalui Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar di Kantor Desa Kuta Tengah, Jumat (25/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Danramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi Kapten Inf J. Maibang diwakili Danpos Sinehu Koramil 04/Tigalingga Peltu Suwanto Padang, hadir bersama unsur pemerintah desa, BPD, pendamping desa, Bhabinkamtibmas dan perwakilan masyarakat.
Musdes yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB tersebut membahas Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), APBDes serta penetapan Peraturan Desa (Perdes) Tahun 2027. Forum ini menjadi ruang bagi masyarakat dari berbagai dusun untuk menyampaikan usulan pembangunan berdasarkan kebutuhan di lingkungan masing-masing. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pemdes Kecamatan Siempat Nempu Hulu R. Sianturi mewakili Camat, Kepala Desa Kuta Tengah Marsana Simamora, Ketua BPD Marihot Ht. Soit, Pendamping Desa Nobita Ht. Barat, Bidan Desa serta Bhabinkamtibmas.
Dalam sambutannya, Peltu Suwanto Padang mengajak seluruh peserta mengikuti musyawarah dengan tertib serta saling menghargai setiap pendapat yang disampaikan. Ia menyampaikan bahwa Koramil 04/Tigalingga mendukung rencana pembangunan Desa Kuta Tengah yang disusun melalui proses musyawarah dan memperhatikan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pembangunan akan lebih bermanfaat apabila direncanakan bersama dan mendapat dukungan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pemeliharaan.
Selain mendukung pembangunan fisik, Danpos Sinehu juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam merawat jalan dan berbagai fasilitas umum yang ada di desa. Kepedulian bersama dinilai penting agar fasilitas yang telah dibangun dapat tetap terpelihara dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Setelah pemaparan RKPDes oleh Sekretaris Desa dan pembahasan bersama peserta, sejumlah rencana pembangunan untuk tahun 2027 disepakati untuk masuk dalam pembahasan RKPDes Desa Kuta Tengah. Di antaranya pembangunan rabat beton, rencana pembukaan jalan desa sepanjang sekitar 2 kilometer, serta pengadaan meja dan kursi untuk mendukung kegiatan Posyandu. Musyawarah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa bersama masyarakat dalam menyusun pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan prioritas warga. (Pendim 0206)












