![]()
SENAYANG, LINGGA– Dalam rangka mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana alam, Babinsa Koramil 06/Senayang Kodim 0315/Tanjungpinang, Sertu M. Hasan Mubarok, bersama Ketua RT 01 RW 01, Bapak Alwi, melaksanakan patroli kampung dan lahan di wilayah Desa Mamut, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (04/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD melalui upaya deteksi dan cegah dini guna memantau kondisi lingkungan, mengidentifikasi potensi kerawanan, serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya pada musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Dalam pelaksanaan patroli, Babinsa bersama Ketua RT memantau kondisi permukiman, lahan kosong, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Sertu M. Hasan Mubarok mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan untuk membersihkan lahan maupun membuka lahan baru, karena api dapat dengan mudah merambat akibat kondisi vegetasi yang kering dan tiupan angin.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, memastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan asap, titik api, atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Langkah pencegahan tersebut sangat penting untuk melindungi kawasan hutan, lahan produktif, permukiman, dan sumber penghidupan masyarakat.
Selain melakukan pemantauan, Babinsa bersama Ketua RT turut menyampaikan imbauan mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana, terutama Karhutla dan angin puting beliung. Warga diajak meningkatkan kepedulian terhadap perubahan kondisi cuaca, menjaga kebersihan lingkungan, memangkas ranting pohon yang berisiko membahayakan, serta mengamankan barang-barang di sekitar rumah apabila terjadi cuaca ekstrem.
“Pencegahan bencana harus dimulai dari kepedulian kita terhadap lingkungan. Kami mengimbau seluruh warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, dan segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran maupun potensi bencana lainnya,” ujar Sertu M. Hasan Mubarok dalam imbauan yang disampaikan kepada masyarakat.
Ketua RT 01 RW 01, Bapak Alwi, turut mengajak masyarakat Desa Mamut untuk mendukung langkah pencegahan tersebut dengan meningkatkan kepedulian dan saling mengingatkan antarwarga. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan merupakan faktor penting untuk mencegah kebakaran sejak awal sebelum meluas dan menimbulkan kerugian.
Sinergi antara Babinsa, perangkat lingkungan, dan masyarakat juga menjadi wujud nyata semangat gotong royong serta bela negara dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membangun komunikasi yang baik, meningkatkan kewaspadaan, dan melaporkan potensi bahaya secara cepat, masyarakat dapat berperan sebagai garda terdepan dalam melindungi lingkungan, keselamatan jiwa, dan ketenteraman wilayah.
Melalui patroli kampung dan lahan ini, Koramil 06/Senayang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan teritorial, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana, serta membangun sinergi antara TNI dan komponen masyarakat dalam menjaga ketahanan wilayah. Upaya deteksi dan cegah dini diharapkan mampu menekan risiko Karhutla, meminimalkan dampak bencana, serta menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di Desa Mamut.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa menjaga alam, melindungi sesama, dan mempertahankan keamanan lingkungan merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Dengan semangat kebersamaan dan nasionalisme, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus bersinergi mewujudkan Desa Mamut yang aman, tangguh, dan terbebas dari ancaman kebakaran maupun bencana lainnya.









