![]()
Katang Bidare, Lingga– Babinsa Koramil 06/Senayang Kodim 0315/Tanjungpinang, Serda Eman, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat di wilayah Desa Pulau Duyung, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (05/10/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan teritorial (Binter) sekaligus upaya meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), khususnya di tengah kondisi musim kemarau dan cuaca berangin yang meningkatkan kerawanan terjadinya kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, Serda Eman mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian, kepekaan dan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Warga diingatkan agar tidak melakukan pembakaran hutan, lahan maupun sampah secara sembarangan, karena api yang semula kecil dapat dengan cepat membesar dan menyebar ketika kondisi lingkungan kering serta disertai hembusan angin. Pencegahan sejak dini dinilai menjadi langkah paling efektif untuk menghindari terjadinya kebakaran yang dapat mengancam permukiman, merusak ekosistem dan sumber kehidupan masyarakat.
Serda Eman menegaskan bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tugas aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat. “Kami mengimbau kepada seluruh warga agar tidak membuka lahan atau membersihkan lingkungan dengan cara membakar. Sekecil apa pun sumber api harus diperhatikan dan dipastikan benar-benar padam. Apabila melihat asap, api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada aparat desa atau Babinsa agar dapat ditindaklanjuti sedini mungkin,” tegasnya. Menurutnya, kepedulian masyarakat merupakan kekuatan utama dalam menciptakan sistem pencegahan dan penanggulangan bencana yang cepat serta efektif.
Selain mencegah terjadinya kebakaran, Babinsa juga mengingatkan masyarakat bahwa Karhutla dapat memberikan dampak luas terhadap kehidupan warga, mulai dari kerusakan lingkungan, terganggunya aktivitas masyarakat, menurunnya kualitas udara hingga ancaman terhadap keselamatan jiwa. Karena itu, masyarakat Desa Pulau Duyung diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan tanpa membakar, mengawasi area yang rawan terbakar, tidak meninggalkan bara api sembarangan serta membangun kepedulian dan budaya gotong royong dalam menjaga lingkungan. “Lingkungan yang aman, sehat dan lestari merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan saling mengingatkan dan peduli terhadap lingkungan, kita dapat mencegah bencana sebelum terjadi,” tambah Serda Eman.
Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Babinsa sebagai aparat kewilayahan dalam membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus memperkokoh Kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah desa dan masyarakat, diharapkan potensi Karhutla di wilayah Desa Pulau Duyung dapat ditekan sedini mungkin sehingga tercipta wilayah yang aman, sehat, asri dan lestari. Kepedulian menjaga hutan dan lingkungan juga merupakan bagian dari bela negara, karena menjaga kelestarian alam, keselamatan masyarakat dan sumber daya kehidupan berarti turut menjaga masa depan bangsa serta mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada generasi penerus.










