![]()
PANDEGLANG |
Pembangunan jalan sepanjang 18 kilometer yang menghubungkan enam desa di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, menjadi salah satu hasil utama Karya Bakti TNI Tahun Anggaran 2026.
Akses jalan yang selama puluhan tahun dinantikan warga ini diharapkan memperlancar mobilitas dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi.R secara resmi menutup kegiatan tersebut di Mako Yonif TP 842/Badak Sakti, Kampung Rancecet, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M., Bupati Pandeglang Hj. Raden Dewi Setiani, S.Sos., M.A., serta unsur terkait lainnya.
Dalam seremoni penutupan, Wapang TNI juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis berupa 3.000 paket sembako dan 1.000 paket tas sekolah bagi masyarakat dan anak-anak.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang melengkapi pelaksanaan Karya Bakti TNI di Kabupaten Pandeglang.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Fajar Aulia Putra, S.I.P., menyerahkan berita acara serah terima (BAST) hasil Karya Bakti TNI kepada Bupati Pandeglang.
Dalam keterangannya kepada awak media, Wapang TNI menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut berawal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kepala desa dan Camat Cimanggu. Pengerjaan berlangsung selama 122 hari.
Wapang TNI menyebut pembangunan jalan tersebut sebagai hadiah HUT ke-81 TNI bagi masyarakat Cimanggu.
“Tadi saya tanya kepada masyarakat, selama 35 tahun akses jalan mereka tidak tersentuh pembangunan,” ujar Wapang TNI.
Wapang TNI berharap jalan yang lebih baik dapat memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta membuka peluang ekonomi baru.
Akses tersebut juga diharapkan mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Sekolah Rakyat.
Selain jalan utama, Karya Bakti TNI TA 2026 mencakup sejumlah sasaran fisik lainnya, antara lain pembangunan drainase sepanjang 15 kilometer dan jalan tambahan sepanjang 2,2 kilometer, perbaikan tujuh jembatan, pembangunan atau perbaikan 22 gorong-gorong, penyediaan bak air bersih, rehabilitasi empat rumah tidak layak huni dan masjid/musala, pembangunan dua sumur bor, revitalisasi sekolah, serta pembangunan bronjong di tiga titik.
Dengan terbukanya akses jalan yang lebih baik, masyarakat di enam desa di Kecamatan Cimanggu diharapkan semakin mudah menjalankan aktivitas sehari-hari, mengangkut hasil pertanian, dan mengembangkan potensi ekonomi wilayah.
Pemanfaatan serta pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan menjadi penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Penrem 064/MY











