![]()
MERAUKE – Kodam XXIV/Mandala Trikora terus memperkuat kemampuan bela diri, kedisiplinan, dan ketahanan mental prajurit melalui Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM) dari sabuk putih ke sabuk kuning. Kegiatan yang dipimpin Kepala Jasmani Kodam (Kajasdam) XXIV/MT Kolonel Inf Jabal Nur, S.E., ini berlangsung di Aula L.B. Moerdani, Makodam XXIV/MT, Merauke, Papua Selatan, Jumat (16/10/2026).
Lebih dari sekadar menguji kemampuan bela diri, UKT PSM menjadi bagian dari pembinaan prajurit TNI AD untuk membentuk personel yang tangguh, disiplin, berkarakter, dan mampu mengendalikan diri. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud penghargaan terhadap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang mengandung nilai-nilai luhur, seperti keberanian, ketekunan, penghormatan, sportivitas, serta pengendalian diri.
Pelaksanaan ujian mencakup penguasaan teknik dasar PSM dan kemampuan yang telah diperoleh selama latihan. Setiap peserta dituntut menunjukkan ketepatan gerakan, konsentrasi, ketangkasan, serta kesungguhan dalam mengikuti setiap tahapan ujian.
Bagi prajurit, pencak silat tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghadapi tantangan tugas, tetapi juga mengajarkan bahwa kekuatan sejati harus berjalan seiring dengan kedisiplinan, kebijaksanaan, dan tanggung jawab. Kemampuan bela diri harus digunakan secara terukur dan sesuai kebutuhan tugas, bukan untuk menunjukkan keunggulan diri.
Kajasdam XXIV/MT Kolonel Inf Jabal Nur, S.E., menekankan pentingnya pembinaan bela diri secara terarah dan berkelanjutan guna meningkatkan kemampuan jasmani sekaligus membentuk karakter prajurit yang profesional, tangguh, dan siap menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Di sisi lain, pelestarian pencak silat merupakan tanggung jawab bersama agar kekayaan budaya Indonesia tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus. Melalui pembinaan Pencak Silat Militer, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam seni bela diri tradisional diharapkan tidak hanya dipelajari sebagai keterampilan, tetapi juga dihayati dan diterapkan dalam sikap serta perilaku sehari-hari.
Kodam XXIV/Mandala Trikora berkomitmen melaksanakan pembinaan prajurit secara berkesinambungan, tidak hanya untuk meningkatkan kesiapan fisik dan mental, tetapi juga menumbuhkan karakter yang kokoh, menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, serta menghormati tradisi dan budaya Indonesia sebagai bagian dari jati diri bangsa.
Autentikasi
Kapendam XXIV/Mandala Trikora
Kolonel Inf Ronny W. Koesuma












