![]()
Katang Bidare, Lingga|
Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam selama musim pancaroba, Babinsa Koramil 06/Senayang Kodim 0315/Tanjungpinang, Kopka A. Harahap, melaksanakan edukasi dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat di Desa Benan, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap keselamatan masyarakat, khususnya warga yang bermukim di wilayah pesisir dan menggantungkan mata pencaharian pada aktivitas kelautan yang rentan terhadap perubahan cuaca ekstrem.
Dalam kegiatan tersebut, Kopka A. Harahap menjelaskan bahwa musim pancaroba berpotensi menimbulkan perubahan cuaca secara cepat dan sulit diprediksi, seperti angin kencang, hujan lebat, serta gelombang laut tinggi. Kondisi tersebut tidak hanya mengancam keselamatan nelayan saat melaut, tetapi juga dapat menimbulkan kerusakan terhadap perahu, kapal, rumah warga, bangunan pesisir, serta fasilitas umum lainnya. Oleh karena itu, masyarakat di wilayah Desa Benan diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan, memahami potensi ancaman bencana di lingkungan masing-masing, dan tidak menganggap remeh perubahan cuaca yang terjadi secara mendadak.
Babinsa Kopka A. Harahap mengimbau para nelayan dan masyarakat pesisir agar selalu memantau informasi prakiraan cuaca dari sumber resmi sebelum melakukan pelayaran, tidak memaksakan diri melaut ketika kondisi cuaca memburuk, serta memastikan ketersediaan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung, alat komunikasi, dan sarana keselamatan lainnya. Selain itu, warga diminta mengamankan perahu dan barang-barang penting di lokasi yang lebih aman, memperhatikan kondisi bangunan di sekitar pesisir, serta menghindari aktivitas di laut maupun di kawasan berisiko ketika situasi tidak memungkinkan. Langkah sederhana tersebut merupakan bentuk perlindungan diri dan keluarga sekaligus upaya nyata untuk mencegah jatuhnya korban jiwa maupun kerugian material.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Saya mengimbau seluruh warga agar selalu waspada menghadapi perubahan cuaca, tidak memaksakan diri melaut saat kondisi tidak aman, serta saling mengingatkan apabila terdapat tanda-tanda cuaca buruk. Apabila terjadi keadaan darurat atau bencana, segera laporkan kepada aparat desa, Babinsa, maupun pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” ujar Kopka A. Harahap. Ia juga menekankan pentingnya penerapan prinsip deteksi dini dan lapor cepat, disertai kepedulian serta gotong royong antarwarga, sehingga masyarakat memiliki kesiapan bersama dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.
Melalui kegiatan edukasi ini, Koramil 06/Senayang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pembinaan teritorial yang berorientasi pada keselamatan, ketahanan, dan kesejahteraan warga. Kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat kewilayahan, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan meningkatkan kesadaran, memperkuat komunikasi, serta membudayakan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, masyarakat Desa Benan diharapkan semakin tangguh menghadapi ancaman bencana. Upaya tersebut sekaligus mencerminkan semangat bela negara, yakni melindungi keselamatan sesama, menjaga lingkungan, dan memperkuat ketahanan wilayah demi terwujudnya masyarakat yang aman, tangguh, dan sejahtera.









