![]()
TMMD) Ke-129 Kodim 0315/TPI di Kabupaten Bintan Resmi Dibuka
BINTAN|
Komando Resort Militer (Korem) 033/Wira Pratama menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi pembangunan daerah melalui peresmian pembukaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Wilayah Kodim 0315/TPI.
Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat ini digelar di Lapangan Bola Busung, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, pada Selasa (14/7). Mewakili Danrem 033/WP Brigjen TNI Bambang Herqutanto M.Han., Kepala Staf Korem (Kasrem) 033/WP Kolonel Inf Ahmad Marzuki dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kepulauan Riau, pejabat Pemerintah Kabupaten Bintan, serta ratusan elemen masyarakat setempat.
Program TMMD Ke-129 tahun ini menjadi instrumen strategis yang memadukan kekuatan sektoral antara TNI dan Pemerintah Daerah guna mengurai isolasi infrastruktur di wilayah pedesaan. Sebagai wujud sinergi yang solid, Pemerintah Kabupaten Bintan memberikan dukungan penuh melalui alokasi anggaran operasional yang terarah. Kerja sama ini ditandai secara resmi lewat penandatanganan dan penyerahan naskah Program TMMD oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, S.STP., M.M., kepada Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke-129 yang juga menjabat sebagai Dandim 0315/TPI, Kolonel Inf Abdul Hamid, S.I.P.
Dalam amanat yang dibacakan, ditegaskan bahwa implementasi TMMD didesain secara komprehensif dengan memprioritaskan pembangunan fisik yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak. Anggaran sebesar Rp1 miliar difokuskan untuk memodernisasi infrastruktur Desa Busung melalui semenisasi akses jalan, perbaikan bahu jalan, serta normalisasi sistem drainase. Langkah taktis ini diyakini akan memperlancar mobilitas ekonomi, membuka interkoneksi antardesa, sekaligus mengantisipasi potensi kerawanan banjir di lingkungan pemukiman warga.
Tidak hanya menyasar aspek fisik, akselerasi program ini juga menyentuh dimensi nonfisik dengan alokasi stimulan sebesar Rp100 juta. Dana tersebut disalurkan untuk serangkaian kegiatan edukatif dan preventif, meliputi penyuluhan kesehatan, pendidikan, penguatan wawasan kebangsaan, bela negara, ketahanan pangan, hingga sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba. Pendekatan holistik ini bertujuan untuk membangun ketahanan sosial, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membentengi masyarakat dari berbagai ancaman sosial di era modern.
Secara terpisah, Danrem 033/WP melalui Kasrem menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan instansi lintas sektoral yang terlibat aktif dalam menyukseskan program ini. Kehadiran lebih dari 500 warga yang memadati lapangan upacara menjadi bukti nyata bahwa roh kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga kuat di Bumi Segantang Lada.
TMMD bukan sekadar proyek pembangunan fisik semata, melainkan yg manifestasi dari hadirnya negara di tengah masyarakat demi merajut persatuan, menjaga stabilitas keamanan, dan menumbuhkan kesejahteraan yang berkeadilan.
Penrem 033











