![]()
BOGOR — Bojonggede – Tajurhalang, Kepedulian terhadap lingkungan hidup kembali ditunjukkan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Di tengah rutinitas menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat, sejumlah petugas juga aktif merawat pepohonan di kawasan jalur Bomang (Bojonggede–Kemang).Kamis,(06/08/2026).
Perawatan dilakukan secara rutin setiap hari. Pohon-pohon yang telah ditanam tidak hanya dibiarkan tumbuh, tetapi terus dipantau dan dirawat agar dapat berkembang dengan baik. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan penghijauan yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis bagi masyarakat.

Salah satu petugas Satpol PP yang ditugaskan di Kecamatan Bojonggede, Agus, terlihat aktif melakukan perawatan terhadap pepohonan di kawasan tersebut. Kepedulian ini mendapat perhatian positif dari masyarakat karena menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan atau instansi tertentu, melainkan tanggung jawab bersama.
Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Camat Bojonggede Tenny Ramdhani, S.STP., M.A.dan Camat Tajurhalang Ivan Pramudia, S.Sos., M.M., yang terus mendorong agar kawasan yang telah ditanami pepohonan benar-benar dipelihara. Penghijauan yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu menjadikan kawasan Bomang semakin hijau, asri, teduh dan nyaman.
Kawasan dengan pepohonan yang terawat memiliki nilai penting bagi lingkungan. Selain memperindah wajah wilayah, keberadaan pohon dapat memberikan keteduhan dan menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan perkotaan.
Di tengah meningkatnya aktivitas kendaraan dan pembangunan, keberadaan ruang hijau menjadi semakin penting.
Ketua SPMI dan Forum Wartawan Bojonggede–Tajurhalang, Eris Sunarto ( Eristo), mengapresiasi langkah jajaran Satpol PP Bojonggede dan Tajurhalang yang dinilai memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Menurut Eristo, apa yang dilakukan para petugas tersebut merupakan contoh sederhana namun memiliki pesan besar bahwa penghijauan membutuhkan konsistensi dan kepedulian semua pihak.
“Ini patut diapresiasi. Mereka memiliki tugas utama sebagai Satpol PP, tetapi masih menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan merawat pohon-pohon yang ada di jalur Bomang. Ini contoh positif yang seharusnya mendapat dukungan,” ujar Eristo.
Ia menegaskan, menanam pohon tidak cukup hanya dilakukan pada saat seremoni. Yang jauh lebih penting adalah memastikan tanaman tersebut mendapatkan perawatan hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Jangan hanya menanam, kemudian ditinggalkan. Pohon harus dirawat, dijaga dan dipelihara. Ketika tumbuh besar, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat, baik dari sisi keteduhan, keindahan kawasan maupun lingkungan yang lebih nyaman,” katanya.
Eristo berharap program penghijauan di kawasan Bomang dapat terus dilanjutkan dan diperluas. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu ruang hijau yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga pohon dan fasilitas penghijauan yang telah dibangun pemerintah. Partisipasi masyarakat dinilai penting agar kawasan hijau tidak rusak dan dapat terus berkembang.
“Lingkungan yang sehat tidak tercipta dalam sehari. Dibutuhkan kepedulian, perawatan dan kesadaran bersama. Apa yang dilakukan Satpol PP Bojonggede ini semoga menjadi contoh bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal kecil dan dilakukan setiap hari,” tegasnya.
Dengan terawatnya pepohonan di sepanjang jalur Bomang, kawasan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi jalur transportasi, tetapi juga memiliki wajah lingkungan yang lebih hijau dan asri.
Menjaga pohon berarti menjaga ruang hidup. Merawat penghijauan hari ini adalah bagian dari ikhtiar menghadirkan lingkungan yang lebih teduh, nyaman dan kualitas udara yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Eristo SPMI – FWBT











