![]()
MERAUKE — Kodam XXIV/Mandala Trikora terus memperkuat kontribusi TNI AD dalam menyukseskan program Ketahanan Pangan Nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Ayam Petelur dari Tim Kementerian Pertanian (Kementan) RI kepada prajurit Yonif TP 818/Yuboi, jajaran Brigif TP 83/Bugodi, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kompi Yonif TP 818/Yuboi, Kampung Sermayam, Merauke, Papua Selatan ini, diikuti 51 personel jajaran Brigif TP 83/Bugodi. Bimtek ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan prajurit dalam mengelola peternakan ayam petelur secara profesional, mandiri, dan berkelanjutan.
Tim Kementan RI bersama Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Selatan memberikan pembekalan teknis meliputi pemilihan bibit ayam (pullet), pengelolaan kandang, pemberian pakan dan air minum, pencegahan penyakit, vaksinasi, serta penerapan biosecurity tiga zona.
Materi juga mencakup kesejahteraan hewan, pengolahan limbah kotoran ayam menjadi pupuk kompos, budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), hingga pencatatan dan analisis usaha peternakan.
Usai penyampaian materi dan sesi tanya jawab, Tim Kementan RI meninjau langsung peternakan ayam petelur Yonif TP 818/Yuboi. Dalam peninjauan tersebut, tim memberikan sejumlah masukan terkait penyempurnaan lantai kandang dengan semen, peningkatan kebersihan lingkungan, penerapan biosecurity, pengendalian suhu kandang, serta pencegahan penyakit agar produktivitas ayam tetap optimal.
Melalui kegiatan ini, Kodam XXIV/MT mendorong satuan jajaran Brigif TP 83/Bugodi untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang peternakan sebagai bagian dari upaya mendukung ketersediaan pangan, meningkatkan kemandirian satuan, sekaligus menciptakan peluang usaha produktif yang berkelanjutan.
Sinergi TNI AD dan Kementerian Pertanian ini menjadi langkah nyata dalam mendukung program pemerintah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari wilayah Papua Selatan.
Autentikasi
Kapendam XXIV/Mandala Trikora
Kolonel Inf Ronny W. Koesuma










