![]()
SENAYANG, LINGGA – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Penaah, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Serda Eman, sambangi warga binaannya RT 03 RW 01, Dusun 1, Desa Penaah, Bapak Arif dan Bapak Ijal, yang sedang membuat alat tangkap tradisional berupa bubu ikan, dan menghimbau agar antisipasi kondisi cuaca ekstrem selama musim angin Utara, Rabu (04/03/2026)
Pada musim angin Utara yang identik dengan gelombang tinggi dan angin kencang, sebagian besar nelayan di Desa Penaah memilih untuk menunda pelayaran demi alasan keamanan. Guna mengisi kekosongan waktu, masyarakat setempat memanfaatkan momen ini secara produktif dengan membuat bubu ikan baru serta merawat dan memperbaiki kapal pompong mereka di darat. Tradisi dan rutinitas ini dilakukan agar ketika cuaca kembali teduh dan bersahabat, seluruh peralatan tangkap beserta kapal sudah dalam kondisi prima dan siap dibawa melaut untuk mencari ikan.
Serda Eman selaku pembina desa memberikan arahan tegas sekaligus empatik mengenai pentingnya mitigasi risiko bencana maritim. “Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan warga tetap produktif sekaligus aman. Kami sangat berharap masyarakat nelayan selalu berhati-hati dan mengutamakan faktor keamanan demi keselamatan diri masing-masing. Cuaca ekstrem tidak bisa diprediksi, sehingga menahan diri untuk tidak melaut saat angin kencang adalah langkah terbaik guna mencegah terjadinya kecelakaan di laut,” tegas Serda Eman.
Kepedulian dari pihak TNI ini mendapat respons yang sangat positif dari warga setempat. Bapak Arif, salah satu nelayan Desa Penaah, menyatakan rasa terima kasihnya atas pendampingan rutin yang dilakukan oleh Babinsa. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan Bapak Babinsa yang selalu mengingatkan kami. Memang saat musim Utara ini, kami fokus membuat bubu dan memperbaiki pompong saja. Pesan keselamatan ini sangat penting agar kami para nelayan tidak memaksakan diri melawan alam, sehingga kami bisa kembali melaut dengan selamat saat waktunya tiba,” ujar Bapak Arif yang turut disetujui oleh Bapak Ijal.
Kegiatan Komsos ini menjadi cerminan nyata kuatnya kemanunggalan antara TNI dan Rakyat (KTR) di wilayah Kepulauan. Melalui pendekatan yang humanis, aparat kewilayahan tidak hanya hadir untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membina ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat desa. Sinergi yang baik ini diharapkan dapat terus menjaga keselamatan para pahlawan protein laut di Desa Penaah, sekaligus memastikan kesejahteraan mereka tetap terjaga meski dihadapkan pada tantangan cuaca musiman.












