![]()
OKEBUNG|
Sertu Yusuf Babinsa Koramil 01/Koja Kodim 0502/JU yang bertugas di wilayah binaan Kel. Rawa Badak Selatan bersama petugas Dinas Lingkungan Hidup dan PPSU yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Sampah Kodim 0502/JU turun langsung membersihkan tumpukan sampah di Jl. Inspeksi kali sunter Kel. Rawa Badak Utara, Kec. Koja, Kota Adm. Jakarta Utara,Minggu 12 April 2026,pagi.
Aksi wujudkan lingkungan sehat ini dilakukan sebagai respons atas kondisi lingkungan yang dipenuhi sampah di sejumlah titik wilayah teritorial Koramil 01/Koja .
Dandim 0502/JU Kolonel Inf H. Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol.
bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan.
Dalam pelaksanaan terlihat petugas menggunakan peralatan sederhana seperti
truk sampah,cangkrang,pengki,dan
sapu untuk mengangkut sampah yang sebelumnya menumpuk di pinggir jalan.
Program Satgas Grebek Sampah Kodim 0502/JU dalam rangka mendukung Program Pemerintah bersih-bersih kampung diikuti 9 orang tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.Setelah sampah
dimuat akan diantarkan ke TPS Rawabadak Utara
Hasilnya,kini area yang sebelumnya kotor terlihat bersih dan rapi.Tumpukan sampah yang sempat mengganggu aktivitas warga berhasil diangkut seluruhnya.
Sementara itu, keterlibatan Komduk dinilai menjadi faktor penting dalam kegiatan tersebut. Partisipasi Komduk dan masyarakat menunjukkan mulai tumbuhnya kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Selain pembersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi tidak langsung terkait pentingnya pengelolaan sampah mandiri di tingkat desa.
Ke depan, aparat teritorial melalui Babinsa akan melakukan pemantauan rutin untuk mencegah kembali terjadinya penumpukan sampah di lokasi yang sama. Sosialisasi kepada warga juga akan diperkuat guna menjaga keberlanjutan program.
Penanganan sampah menjadi isu krusial di banyak daerah karena berdampak langsung pada kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Keterlibatan aparat bersama warga dinilai penting untuk mempercepat solusi di tingkat lokal.
Masalah sampah di wilayah pinggiran Kabupaten Tangerang kerap muncul akibat keterbatasan sistem pengelolaan dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pemerintah daerah bersama unsur TNI sebelumnya juga mendorong program kolaboratif untuk mengatasi persoalan ini secara berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.(Red)












