![]()
TIGARAKSA|
Progres jembatan gantung Sungai Cimanceuri hingga saat ini sudah mulai kelihatan hasilnya,Minggu 03 Mei 2026.Jembatan penghubung Desa Matagara Kec. Tigaraksa dengan Desa Budimulya Kec. Cikupa tersebut hasilnya mencapai 11%.

Jembatan yang akan dimanfaatkan 100 kepala keluarga (KK) memiliki panjang 50 meter,lebar 1,5 meter berdiri di atas PeSungai Cimanceuri Kp. Pabaruan Hilir RT 03/02 Ds. Matagara Kec. Tigaraksa Kab.Tangerang tersebut saat ini Prajurit TNI bersama masyarakat (Tukang) melanjutkan pekerjaan fisik dengan penyiapan material terdiri Semen,Pasir,Batu Kali,Batu Spirit.
‎
Semangat kebersamaan pun terlihat tampak nyata,di mana para masyarakat bersama TNI terus bahu membahu untuk percepatan pembangunan infrastruktur jembatan.

Dengan semangat gotong royong terlihatlah saat tukang dan prajurit TNI menggali lubang pondasi,pengecoran pondasi,pemasangan batu kali pondasi,dan pengecoran Abutmen {Dudukan Tiang) .
‎
Suasana di lokasi pembangunan pun semakin hidup. Baik masyarakat dan prajurit TNI terlihat menyatu dalam ritme kerja yang penuh semangat. Setelah melalui berbagai tahap persiapan dan pematangan pondasi, kini pembangunan jembatan itu memasuki tahap penting, yaitu penguatan lantai dasar dengan pengecoran dasar sungai sebelum dipasangnya material .
Dandim 0510/Trs melalui Pasiter menjelaskan bahwa proses pembangunan dasar jembatan memiliki peran krusial dalam memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan.
“Khususnya pada lantai dasar berfungsi sebagai pondasi utama agar struktur di atasnya stabil dan tidak mudah bergeser, terutama saat debut air meningkat. Jadi di bawahnya harus benar-benar kuat,” jelasnya.
Di balik proses teknis tersebut, terselip harapan besar masyarakat. Jembatan Gantung, bukan sekedar penghubung dua wilayah tetapi juga simbol kemudahan akses yang selama ini dinantikan. Melalui jembatan ini, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga sosial masyarakat diharapkan semakin lancar. (Red)












