![]()
Dairi, – Suasana sederhana di sebuah pondok kecil di samping rumah warga Desa Tualang, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, justru menjadi tempat lahirnya komunikasi hangat antara aparat teritorial dan masyarakat. Sabtu (16/5/2026), Serka Jarlen Sinaga, Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama Kepala Desa Tualang dan warga setempat dalam suasana santai namun penuh makna.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Tualang Wanton Pasaribu, para warga, serta sejumlah pemuda desa. Pondok yang menjadi lokasi pertemuan tampak sederhana, terbuat dari tiang kayu dengan atap seng, dan biasa digunakan warga untuk duduk santai sambil berbincang di sela aktivitas sehari-hari. Meski jauh dari kesan formal, tempat itu justru menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi.
Kepala Desa Tualang, Wanton Pasaribu, mengatakan pondok tersebut memang sering dimanfaatkan dirinya bersama warga untuk berkumpul dan berdiskusi mengenai kondisi desa. Menurutnya, pendekatan santai seperti itu membuat masyarakat lebih leluasa menyampaikan curahan hati maupun persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. “Di tempat ini kami biasa duduk bersama warga, mendengar masukan, bahkan menerima curhat masyarakat supaya persoalan di desa bisa cepat diketahui,” ujarnya.
Sementara itu, Serka Jarlen Sinaga menegaskan bahwa kegiatan komunikasi sosial merupakan bagian penting dari tugas Babinsa dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat. Dengan turun langsung ke tengah warga, Babinsa dapat mengetahui kondisi wilayah sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat. Ia juga mengajak warga dan pemuda agar terus menjaga kekompakan, keamanan lingkungan, serta semangat gotong royong di Desa Tualang.
Danramil 04/Tigalingga Kapten Inf J. Maibang melalui Babinsa menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya berkaitan dengan pembinaan teritorial, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra warga dalam menjaga stabilitas serta keharmonisan desa. Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara humanis akan memperkuat kebersamaan dan memudahkan penyelesaian berbagai persoalan di lingkungan masyarakat. (Prajurit Pena)












