![]()
JAKBAR|
Personel dari Kodim 0503/Jakarta Barat dipimpin Pasintel Kapten Inf Cafareg,dan 4 orang personel Unit Intel Kodim bersama dua orang dari Deninteldam Jaya pimpinan Kapten Inf Bambang,serta personel Polsek 7 orang dipimpin Iptu Sutrisno,melaksanakan monitoring kegiatan Malam Gelora Universitas Trisakti dalam rangka memperingati 28 Tahun Tragedi 12 Mei 1998, bertempat di Tugu Reformasi Universitas Trisakti Jl. S. Parman Kel. Tomang, Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat.Senin 11 Mei 2026,sekira pukul 20.00 Wib.
Kegiatan dihadiri 1.090 orang tersebut sebagai penanggung Jawab Rektor Universitas Trisakti Prof. Dr. Ir. Kardasah Suryadi, DEA ,dihadiri Menteri UMKM, Maman Abdulrahman, Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade,Rektor Trisakti, Prof. Dr. Ir. Kardasah Suryadi, DEA,Para Warek,Para Dosen,dan
Kepresmas, Deny Ribowo.

Acara diawali menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Trisakti dan Mars Mahasiswa,Pembacaan Doa Lintas Agama,
Renungan Tragedi 98,pengumuman Juara Lomba Lukis,Refleksi dari Keluarga Korban,Pernyataan sikap, Talk show,
Orasi Refleksi IKA Trisakti,dan
Penampilan Musik.
Dalam kegiatan dihadiri dari Kampus A Trisakti 500 orang,IPT (Institut Pariwisata Trisakti) 190 orang,STMA (Sekolah Tinggi Managemen Asuransi) 100 orang,STMK (Sekolah Tinggi Media Komunikasi) 20 orang,TSM (Trisakti School Of Management) 180 orang,dan
ITL (Istitud Transportasi & Logistik) 100 orang.
Informasi diterina redaksi menyebutkan bahwa untuk Juara Lomba Lukis
1. Juara I, Nadia Nur Rahma
2. Juara II, Ainul Rahmansyah
3. Juara III, Reva Aisyah
4. Juara Favorit, Pania Pratiwi
Sambutan Sekjen Paperti menyampaikan bahwa sebaiknya perjuangan Almarhum, pejuang Reformasi dilakukan secara Yuridis melalui Kejagung RI dan Kementrian HAM.
Sementara Wanda Hamida menyampaikan bahwa Penegakan Hukum tumpul keatas Tajam kebawah, sebatas kulitnya saja, sementara Otak/Pelaku utama bebas jerat Hukum sebagai contoh yang dilakukan penahanan Narkoba hanya berhenti di Kurir/Pemakai sementara mafianya hingga saat ini bebas berkeliaran,’tegasnya
Kemudian Jon Muhammad menyampaikan bahwa peristiwa Andrie Yunus yang dilakukan Instansi Pemerintah yaitu BAIS menandakan Pemerintah tidak berpihak kepada masyarakat .” Semestinya pemerintah melindungi masyarakat,”tegasnya .
Sementara itu Menteri UMKM, Ketua IKA Trisakti, Maman Abdulrahman mengatakan bahwa ,Menantang Trisakti sebagai penakluk masa depan, Tragedi Trisakti sangat memilukan di zaman Rezim Suharto.
Oligarkilah lawan sesungguhnya, hak Masyarakat bawah harus diperjuangkan dimana UMKM bersaing dengan Ecommerce dan saya akan memperjuangkan.Kita semua akan mengawal perjuangan Reformasi, tetaplah mengambil posisi Sosial Kontrol yang Kritis tetapi proses akademik tidak dilupakan,’tegasnya.
#,Pertanyaan Mahasiswa #
1. Siapa yang bertanggungjawab atas Tragedi Trisakti ? Pada saat Insiden yang menjadi Pangab adalah Pak Wiranto dan Pangkostrad adalah Pak Prabowo
Jawab :
Kasus Tragedi Trisakti adalah harapan kosong, hanya dijadikan Alat Politik tertentu Konspirasi menjatuhkan Rezim lalu bahkan kepentingan luar (CIA), yang perlu dijaga adalah semangat perjuangannya 12 Mei, lakukan kedepan hal yang nyata berjuang kebenaran dan tidak disibukkan dengan hal yang usang
#Kegiatan Renungan Suci #
1. Prosesi Tabur Bunga berjalan dan berjajar dari Tugu dalam menuju Tugu Reformasi (Luar Universitas Trisakti)
2. Perwakilan masing masing Fakuktas melakukan prosesi Tabur Bunga
3. Satu ruas Jalan menuju arah Tomang ditutup sementara karena kumpulan Mahasiswa menutup Jalanan dan untuk Lalin dipandu oleh Polantas dan Security Trisakti
4. Spanduk di JPO Shalter Bus Way diatas Tugu Reformasi yang bertuliskan Jika Rakyat dibungkam, Mahasiswa dibunuh, maka mimbar Jalan Perjuangan
– Tragedi 12 Mei 98, turut berduka atas dibunuhnya Mahasiswa Trisakti
– Mahasiswa melakukan Orasi dan pengucapan Sumpah Mahasiswa setelah melakukan prosesi Tabur Bunga
Kodim Jakbar










