![]()
PAKPAK BHARAT – Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada para petani di wilayah binaan. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Serda Petrianus Zebua, yang membantu petani dalam proses penggilingan jagung hasil panen di Dusun Natam Julu, Desa Majanggut I, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Selasa (2/6/2026).
Kehadiran Babinsa tidak hanya terlihat saat masa tanam dan perawatan tanaman, tetapi juga hingga tahap pascapanen. Pada kegiatan tersebut, Serda Petrianus turut membantu menuangkan tongkol jagung ke mesin penggiling sembari berdialog dengan petani mengenai kondisi pertanian dan hasil panen yang diperoleh. Pendampingan ini menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.
Dari hasil perbincangan di lapangan, diketahui bahwa petani Masriani Manik mengelola lahan jagung seluas kurang lebih satu hektare. Dari lahan tersebut, ia berhasil memanen sekitar 1,5 ton jagung. Saat ini, harga jual jagung kering di tingkat petani mencapai Rp6.200 per kilogram, yang dinilai cukup membantu meningkatkan pendapatan keluarga petani.
Masriani Manik mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan pendampingan yang selama ini diberikan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian memberikan semangat tersendiri bagi petani karena mereka merasa tidak bekerja sendirian dalam mengembangkan sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat desa.
Sementara itu, Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A. Siregar mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dilaksanakan Babinsa di wilayah. Menurutnya, keterlibatan Babinsa mulai dari proses tanam, perawatan, panen hingga pascapanen merupakan bentuk dukungan nyata TNI terhadap program ketahanan pangan nasional. “Kami akan terus mendorong dan mendampingi para petani agar produktivitas pertanian semakin meningkat, sehingga dapat mendukung kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan daerah,” ujarnya. (Prajurit Pena)










