![]()
KATANG BIDARE, LINGGA|
Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa, aparat Komando Kewilayahan terus bergerak aktif memberikan pembinaan di tengah masyarakat. Babinsa Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Serda Erwin Simarmata, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi pencegahan bahaya narkoba serta zat adiktif berbahaya lainnya kepada para pelajar di wilayah binaannya, Rabu (10/06/2026). Langkah preventif ini merupakan bagian dari implementasi strategi Pembinaan Teritorial (Binter) TNI AD untuk melindungi generasi muda dari berbagai ancaman nyata yang berpotensi merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam arahannya di hadapan para siswa, Serda Erwin Simarmata memaparkan bahwa peredaran gelap narkotika saat ini bukan sekadar tindak kriminalitas biasa, melainkan ancaman asimetris (non-militer) yang dapat menghancurkan kualitas sumber daya manusia secara sistematis. Babinsa menjelaskan bahwa paparan narkoba secara fatal akan merusak kesehatan fisik, merusak fungsi kognitif otak, menghancurkan prestasi akademik, hingga memutus harapan masa depan. Ia menyoroti bahwa kerentanan generasi muda seringkali bermula dari pergaulan yang salah, rasa ingin tahu yang tidak terkontrol, serta tekanan lingkungan pertemanan yang menjadi pintu masuk terjerumus dalam lingkaran setan penyalahgunaan barang terlarang tersebut.
Guna menangkal ancaman tersebut, Babinsa secara proaktif mengajak seluruh pelajar untuk membentengi diri dengan menanamkan nilai-nilai luhur kedisiplinan dan memperkuat literasi tentang bahaya narkoba. Para siswa diimbau untuk mengisi usia muda dengan kegiatan yang produktif, giat meraih prestasi, mengembangkan bakat positif, dan menumbuhkan keberanian untuk menolak dengan tegas segala bentuk tawaran narkoba. Di samping itu, Serda Erwin juga mengedukasi para pelajar agar memiliki kepekaan sosial dan tidak ragu melaporkan kepada orang tua, pihak sekolah, maupun aparat penegak hukum apabila menemukan indikasi aktivitas peredaran narkoba di lingkungan mereka.
“Bela negara di era modern tidak selalu diwujudkan dengan memanggul senjata di medan perang, melainkan dengan cara menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari kehancuran akibat narkoba. Kalian adalah aset paling berharga sekaligus calon pemimpin masa depan bangsa ini; jangan biarkan masa depan kalian direnggut oleh barang haram tersebut,” tegas Serda Erwin Simarmata di sela-sela kegiatan.
Menanggapi hal tersebut, salah satu tenaga pendidik setempat memberikan apresiasi yang mendalam. “Kehadiran Bapak Babinsa sangat memberikan dampak psikologis yang positif dan membangkitkan rasa nasionalisme anak-anak kami. Ini adalah wujud sinergitas luar biasa dalam menyelamatkan generasi muda kita,” ungkapnya.
Melalui kegiatan teritorial yang edukatif dan berkesinambungan ini, diharapkan dapat terbangun kesadaran kolektif yang kokoh di kalangan pelajar mengenai pentingnya menjaga diri dari pengaruh destruktif.
Secara strategis, sosialisasi ini tidak hanya bertujuan mencetak generasi pelajar yang sehat, cerdas, berkarakter, dan bebas narkoba, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam memperkuat sistem Ketahanan Nasional dari tingkat desa. Upaya pembinaan ini menjadi bukti nyata hadirnya Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam mewujudkan daya tangkal wilayah yang tangguh terhadap segala bentuk ancaman pemecah belah bangsa.












