![]()
MEDAN|
Lanud Soewondo menerima kunjungan Tim Sosialisasi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dalam rangka pelaksanaan sosialisasi pengusulan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan bagi prajurit TNI yang berlangsung di Ruang Rapat Surya Dharma Lanud Soewondo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan personel melalui pemahaman yang komprehensif terhadap mekanisme pengusulan penghargaan negara bagi prajurit yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Rabu (15/7/2026)
Sosialisasi dihadiri oleh Komandan Lanud Soewondo Marsma TNI Tio Hutapea, S.Sos., M.A.P., Kadispers Lanud Soewondo Kolonel Adm Kukuh Susilo, S.E., serta personel Lanud Soewondo yang terkait dengan bidang administrasi dan pembinaan personel. Kegiatan sosialisasi ini dipimpin oleh Kasubdit Watpers Dit SDM Ditjen Kuathan Kementerian Pertahanan RI, Kolonel Inf Permadi Azhari beserta rombongan. Dalam paparannya, tim Kemhan RI menjelaskan secara menyeluruh mengenai kebijakan, persyaratan, mekanisme, hingga tahapan penelitian dan verifikasi usulan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, sehingga setiap proses pengusulan dapat dilaksanakan secara tertib, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk memperdalam pemahaman terkait berbagai aspek administrasi maupun teknis dalam pengusulan penghargaan. Melalui forum tersebut, diharapkan tidak terjadi lagi perbedaan persepsi dalam pelaksanaan proses administrasi di tingkat satuan.
Dalam sambutannya, Danlanud Soewondo menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi yang diberikan oleh tim Kementerian Pertahanan RI. Menurutnya, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan merupakan bentuk penghargaan negara yang memiliki nilai kehormatan tinggi atas pengabdian, loyalitas, dan prestasi prajurit dalam melaksanakan tugas.
“Oleh karena itu, setiap proses pengusulannya harus dilaksanakan secara cermat, profesional, objektif, dan berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Saya berharap melalui sosialisasi ini, seluruh personel yang menangani bidang pembinaan personel semakin memahami mekanisme pengusulan, sehingga hak-hak prajurit yang memenuhi persyaratan dapat diproses secara tepat dan akuntabel,” ungkap Danlanud.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kemampuan personel Lanud Soewondo dalam mengelola administrasi pembinaan personel semakin meningkat, sehingga proses pengusulan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan dapat terlaksana secara efektif, transparan, dan tepat sasaran sebagai bentuk penghargaan negara kepada prajurit yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi kepada TNI, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
TNI. ANGKATAN-UDARA Koops Udara Nasional
Penlanud Soewondo












